Beranda Metropolis

Mr Nanang, Penjual Es Cincau yang Jago Bahasa Asing

BERBAGI
SERIUS: Mr Nanang sedang mengajar bahasa Inggris kepada muridnya.
Usia boleh saja tua, namun soal semangat, Nanang Sukandar  patut ditiru. Di usia yang memasuki 52 tahun, dia tetap semangat untuk berbagi ilmu. Meski hanya seorang penjual es cincau, pria yang mahir berbahasa asing ini pun punya mimpi untuk membangun Kampung Amerika di Bogor.
Laporan: Rany Puspitasari
Mr Nanang –biasa ia disapa oleh para pembelinya– adalah sosok yang bisa dibilang unik. Dia sering melayani pembelinya dengan menggunakan bahasa Inggris di Jalan Pajajaran. Bahkan, dia  juga menguasai bahasa asing lainnya, seperti Jerman, Belanda, dan Spanyol.
Ingin membumikan bahasa asing, utamanya bahasa Inggris, menjadi alasan Mr Nanang  akan mendirikan Kampung Amerika di Bogor.
“Kebetulan bapak buka kursus bahasa Inggris. Namun dengan konsep yang berbeda (Kampung Amerika). Mungkin baru buka minggu-minggu ini,” cerita Mr Nanang.
Memang, banyak yang penasaran kenapa dia bisa berbahasa asing. Kepada wartawan koran ini, dia mengaku, kemampuan itu dia dapatkan bukan  secara instan, melainkan  berawal dari kebiasaan dia melayani pembelinya dengan bahasa Inggris. Dia pun sudah mengenal bahasa Inggris sedari usia sekolah dasar dari seorang dosen yang ahli 11 bahasa.
Selain itu, kebiasaan Mr Nanang ‘berburu’ bule di Kebun Raya Bogor dan Monas membuat kemampuan berbahasa Inggrisnya semakin terasah.
Sampai suatu waktu, seorang warga datang membeli es cincau milik Mr Nanang. Karena terkagum-kagum dengan tata bahasa Inggris-nya yang mantap, warga tersebut menawari sebuah kerja sama.
 “Iya, itu teman bapak, kenal pas beli di sini. Sebelumnya enggak kenal,” ucapnya.
Untuk realisasinya, semua dana pembangunan tempat kursus tersebut didanai oleh rekan Mr Nanang yang tak ingin identitasnya disebut itu. Mr Nanang nantinya bertanggung jawab dalam pengajaran bahasa Inggris yang kemudian dinamakan Kampung Amerika.  “Konsep Kampung Amerika nanti akan mirip dengan Kam­pung Inggris yang telah lama ada di Pare, Kediri. Ada lesehan, seperti di kebun,” sebutnya.
Membuka Kampung Amerika pada dasarnya merupakan salah satu mimpi besar Mr Nanang. Juga harapannya akan kemajuan bangsa dan negara Indonesia.(*/c)

Komentar Anda

Baca Juga