Beranda Nasional

Moeldoko : Intelijen Tidak Kecolongan, Tapi Teroris Punya Modus Baru

BERBAGI
Petugas gegana berjaga di lokasi ledakan bom bunuh dari salah satu gereja di Surabaya, Minggu (13/5/2018).

JAKARTA-RADAR BOGOR, Kepala Staf Kepresidenan Jenderal TNI (Purn) Moeldoko membantah bahwa pihak intelijen dalam hal ini Badan Intelijen Negara (BIN), dan intelijen dari kepolisian dan TNI kecolongan dengan adanya serangkaian teror di beberapa daerah.

Pasalnya menurut dia, selama ini, pihak aparat keamanan sudah mengetahui akan adanya ancaman tersebut.

“Sebenarnya tidak kecolongan. Prosedur telah dijalankan,” katanya saat ditemui di Menara 165, Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan, Senin (14/5/2018).

Hanya, pada prakteknya, pelaku yang menggunakan kendaraan roda dua sedikit menyulitkan aparat keamanan untuk mengamankan situasi karena pergerakannya begitu cepat.

“Pada saat orang naik motor ya kita tidak bisa cek itu di situasi itu, kan begitu cepat di jalan. Orang naik motor tahu-tahu begitu mendekat meledak. Ini emang tidak mudah bagi mereka yang menggunakan motor ataupun mobil, itu persoalannya,” jelasnya.

Intinya, lanjut mantan Panglima TNI ini, semua pihak, terlebih aparat keamanan haruslah waspada atas segala bentuk ancaman yang akan dihadapi. Sebab, tidak jarang para teroris selalu membuat modus baru dalam setiap aksinya.

“Intinya semuanya sudah¬†aware, sudah waspada dengan situasi yang terjadi saat ini. Tapi modus-modus yang mereka (teroris) kembangkan itulah yang membatasi mereka (polisi). Langkah preventif jadi tidak bisa berjalan baik, karena modus yang mereka jalankan itulah. Sehingga seolah-olah kita enggak siaga. Enggak, kita udah waspadai. Tapi lihat di video tadi begitu datang sudah jeger gitu,” urainya.¬†(ysp)

Komentar Anda

Baca Juga