Beranda Politik

Cibadak dan Sukadamai Daerah Rawan Pilkada

BERBAGI
ilustrasi bentrok pilkada

BOGOR–RADAR BOGOR,Mendekati masa pen­coblosan pemilihan wali kota dan wakil wali kota Bogor, panitia penga­was kecamatan (panwascam) se-Kota Bogor semakin gencar melakukan pengawasan. Seperti yang dilakukan Panwascam Tanah Sareal. Mereka mulai memberlakukan patroli malam.

”Hal itu untuk meminimalisir kegiatan-kegiatan dari pasangan calon (paslon) maupun tim pemenangan yang dilarang oleh undang-undang. Seperti black campaign, money politic hingga kam­panye di luar jadwal,” ujar Ketua Panwascam Tanah Sareal Supriantona Siburian.

Dia mengatakan, komitmen Pilkada Kota Bogor adalah pilkada yang taat aturan dan tidak mencederai kekondusifan. Patroli malam yang diberlakukan sejak Februari dari pukul 19.00 hingga 00.00 WIB ini, merupakan cara untuk menjalankan komitmen tersebut.

”Patroli sesuai dengan jadwal piket dari panwascam, PPL hingga staf. Selain untuk men­jalankan komitmen, kami juga stand by untuk mene­rima aduan atau laporan dari warga ketika malam hari menemukan indikasi atau dugaan pelanggaran kampanye,” bebernya.

Kecamatan Tanah Sareal, lanjutnya, memiliki beberapa lokasi rawan. Yakni Kelurahan Ciba­dak, Sukadamai, dan Kayuma­nis. Sebab jika berkaca pada pilkada-pilkada sebelum­nya, telah ditemukan pelanggaran kampanye seperti money politic, kotak suara yang hilang hingga berubahnya suara.

”Karena itu kami ingin me­minimalisir temuan-temuan seperti itu dengan patroli malam,” tuturnya.

Panwascam bahkan telah mene­mukan adanya surat kaleng yang menyudutkan salah satu calon. Meski baru ditemukan di Kecamatan Bogor Tengah, panwascam di kecamatan lain pun langsung melakukan penyisiran di setiap wilayah. Sebab surat tersebut diindikasikan masuk ke negatif campaign atau black campaign.

”Kabarnya sudah beredar banyak bahkan sudah di Kota Bogor. Pertama ditemukan Warung Kejaksaan Bogor Tengah. Kalau di Tanah Sareal masih belum ada. Makanya kami adakan patroli untuk menyisir sehingga jika ditemukan selebaran tersebut atau bahkan ada yang sedang me­masangnya maka akan langsung kami tindak,” pungkas pria yang akrab disapa Anto ini.(gal/c)

Baca Juga