Beranda Metropolis

Ada Pungutan, Segera Panggil Transmart

BERBAGI
RUGI: Para pelamar kerja di Transmart Yasmin Bogor bersama beberapa pengurus LPM Kecamatan Curug Mekar menunjukkan kuitansi pembayaran yang ditujukan untuk mencari kerja di tempat tersebut, kemarin (11/5).

BOGOR–RADAR BOGOR,Tingginya jumlah pencari kerja yang tidak sebanding dengan jumlah lowongan, membuat praktik pungutan pelamar kerja kerap terjadi. Teranyar, adalah kasus pungutan yang menimpa puluhan warga Curug Mekar.

Meski sudah membayar Rp100 ribu–Rp500 ribu, kepastian mereka bekerja di Transmart Yasmin belum pasti. Sebab, jumlah pencari kerja yang melamar di pusat perbelanjaan yang berlokasi di Jalan KH Abdullah Bin Nuh itu kini mencapai enam ribu orang.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakert­rans) Kota Bogor Samson Purba mengatakan tidak tahu-menahu perihal adanya pungutan tersebut.

Sebab, pihaknya selama ini hanya menerima dan men­gumpulkan lamaran, kemu­dian menyalurkannya ke Transmart. Itu untuk memas­tikan bahwa yang direkrut adalah warga Kota Bogor, sesuai kesepakatan bahwa pekerja di sana minimal 80 persen warga Kota Bogor.

“Untuk MoU mereka de­ngan pihak lain, itu di luar sepengeta­huan kami di dinas,” bebernya kepada Radar Bogor.

Samson mengatakan, kese­pakatan di luar dinas memang banyak dilakukan untuk rekrut­men warga sekitar peru­sahaan atau pelaku bisnis. Namun, syarat­nya tidak boleh ada pungutan sama sekali.

Apalagi, alasannya untuk mengurus biaya administrasi. Sebab, sepengetahuannya mengurus kartu kuning tidak ada biaya alias gratis.

“Melihat masalah ini, kami akan periksa ke bagian rekrut­men Transmart,” tegas Samson.

Sementara itu, Disnakertrans saat ini pun tengah disibukkan dengan 6.000 lamaran para pencari kerja yang ingin bekerja di Transmart Yasmin. Selama satu bulan, pihaknya sudah menerima sebanyak 6.000 pelamar yang juga telah banyak gugur atau tidak dipanggil karena tak memenuhi persyaratan.

“Sekarang sedang kami proses untuk program pemagangan dan disabilitas. Dan seleksi belum selesai,” ucap Samson.

Selain itu, lanjutnya, pihak Transmart pun menyerahkan kebutuhan atas empat orang pekerja disabilitas dan 30 orang program pemagangan untuk siswa Balai Latihan Kerja (BLK) milik Disnakertrans.(ran/c)

Komentar Anda

Baca Juga