Beranda Berita Utama

Serikat Pekerja Kawal Buruh untuk Ikut Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan

BERBAGI
Perawkilan buruh Kota dan Kabupaten Bogor foto bersama Manajemen BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bogor, usai pertemuan Jumat akhir pekan lalu (4/05/2018).

BOGOR-RADAR BOGOR, Ratusan perwakilan buruh Kota dan Kabupaten Bogor mengepung kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bogor. Kedatangan para buruh itu untuk mendorong kepesertaan mereka di BPJS Ketenagakerjaan.

“Itu hukumnya wajib. Kami terus berjuang agar perusahaan bisa menjamin para buruh di BPJS Ketenagakerjaan,” ujar Ketua Aliansi Buruh Bogor, Julkipli, di Kantor BPJS Ketanagakerjaan Bogor, Jalan Pemuda, Jumat akhir pekan lalu (04/05/2018).

Jul menjelaskan, serikat buruh bertugas agar seluruh anggotanya menjadi peserta BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan. Pasalnya, tak sedikit perusahaan yang membandel tidak mengikuti aturan.

Pimpinan dan Staf Kantor BPJS KT Cabang Bogor Kota foto bersama.

Sehingga buruh menjadi korban saat memerlukan pelayanan dan kesejateraan. Padahal sudah diatur dalam Undang-Undang Nomor 13 tentang Kesejahteraan Buruh.

“Kami bekerja sama dengan pemerintah daerah, supaya melaksanaan sesuai aturan  main dan kita mengawal aturan itu apakah perusahaan sudah melaksanakan atau tidak,” tegasnya.

Di kota dan Kabupaten Bogor, tak kurang dari satu juta buruh dinaungi dari bebagai sektor. Mulai industri sampai jasa.

Kepala BPJS KT Cabang Bogor Kota, Chairul Arianto menjelaskan, pertemuan tersebut adalah bentuk dukungan kegiatan Hari Buruh Nasional Tahun 2018. Seusai Intruksi Direktur Pelayanan, seluruh Kantor BPJS Ketenagakerjaan  mengadakan kegiatan secara serentak dari 2-4 Mei 2018.

Salah satu peserta yang ikut klaim BPJS Ketenagakerjaan mendapatkan hadiah.

Menurutnya, masih banyak perusahaan yang belum mendaftarkan karyawannya menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.

“Tujuan kami memberikan edukasi terhadap masyarakat terkait pentingnya menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan baik pekerja formal maupun informal,” ujarnnya kepada Radar Bogor, usai pertemuan dengan perwakilan buruh.

Diharapkan dengan adannya agenda May Day, BPJS Ketenagakerjaan dapat  bersinergi dengan pemerintah, pengusaha dan pekerja. “Hal ini demi menyejahterakan pekerja sesuai visi kami BPJS Ketenagakerjaan untuk pekerja Indonesia sejahtera,” kata Chairul.

Dalam  pertemuan dengan Serikat Pekerja ini buruh menyempatkan tumpengan, wisata kuliner hingga pemeriksaan kesehatan secara gratis. Peserta yang ikut klaim BPJS Ketenagakerjaan, juga diberi edukasi dengan banyak hadiah. (don)

Baca Juga