Beranda Berita Utama

ISIS Klaim Serangan di Mako Brimob Kelapa Dua

Ilustrasi ISIS

DEPOK-RADAR BOGOR, Kerusuhan di Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat diklaim ISIS. Kelompok radikal itu mengklaim bertanggung jawab atas aksi dari para narapidana yang ditahan di rumah tahanan (rutan) pasukan elite Polri tersebut.

Klaim itu dilansir Amaq News Agency dan dikutip situs kelompok intelijen SITE.

“Bentrokan sengit terjadi antara para militan ISIS dan elemen-elemen antiteror dalam penjara di Depok, di bagian selatan Jakarta,” sebut pernyataan dilansir dari kantor berita Amaq dalam bahasa Arab yang disebarluaskan melalui telegram.

Kejadian ini merupapkan insiden pertama sejak serangan ISIS pada 25 Mei 2017 lalu. Serangan teror di Indonesia yang sebelumnya diklaim ISIS yakni ledakan bom bunuh diri di Terminal Kampung Melayu, Jakarta Timur. Ketika itu bom tersebut menewaskan tiga orang personel Polri.

Sementara itu, pihak Mabes Polri menyatakan telah mengendalikan situasi kerusuhan di Mako Brimob Kelapa Dua, sejak Selasa (8/5) malam. Dari berita sebelumnya dilaporkan ada enam orang korban atas keruusuhan selasa malam hingga rabu dini hari tersebut. Para korban yang mengalami luka dilarikan ke rumah sakit.

Pada Rabu dini hari, Karopenmas Brigjen M Iqbal meninjau ke lokasi kejadian. Dia mengklaim tidak ada korban yang meninggal dunia. Pihak kepolisian masih menjalani proses negosiasi dengan para napi di Blok C Rutan Mako Brimob.

“Saya minta masyarakat jangan mudah percaya dengan informasi yang masih simpang siur,” tandas mantan Kapolrestabes Surabaya itu. (ysp)

Baca Juga