Beranda Ekonomi

Greenwoods Group Ground Breaking JP Apartment di Bogor

BERBAGI

 

PROPERTI: Jajaran Direksi Greenwoods Group, melakukan ground breaking JP Apartment di Dramaga, Kabupaten Bogor, Rabu (9/5/2018). 

BOGOR-RADAR BOGOR, Greenwoods Group, melalui KSO JP Apartment, mengadakan acara ground breaking atau penanaman tiang pancang pertama sebagai tanda dimulainya pembangunan proyek apartemen JP Apartment di Jalan Ibrahim Adjie Sindang Barang, Dramaga, Kabupaten Bogor, Rabu (9/5/2018).

Hadir dalam acara tersebut jajaran Direksi dan CEO Greenwoods Group, pembeli dan calon pembeli, juga para konsultan yang terlibat dalam pembangunan proyek JP Apartment.

Chief Executive Officer (CEO) Greenwoods Group, Okie Imanto menjelaskan, JP Apartment dikembangkan di atas lahan seluas 1,2 hektare. Rencananya akan dibangun sebanyak tiga tower yang merangkum apartemen sebanyak 1.500 unit. Untuk mengembangkan JP Apartment, Greenwoods Group menyiapkan investasi Rp350 miliar.

Founder PROJEK dan PROVIZ, Andy K Natanael yang bertindak sebagai konsultan pemasaran JP Apartment mengatakan, mereka menghadirkan apartment berkualitas dengan harga terjangkau yang fokus diperuntukkan untuk mahasiswa dan dosen di Bogor, terutama dari Institut Pertanian Bogor (IPB), yang dilengkapi fasilitas gaya hidup modern dengan kemudahan aksesnya.

Lebih lanjut Andy K Natanael mengatakan, lokasi JP Apartment berada tepat di depan kompleks perumahan IPB yang dihuni para dosen, dekan, rektor IPB dan lingkungan hunian established yang mayoritas warganya adalah kaum akademisi.

“Lokasi JP Apartment terletak hanya 4 kilometer dari kampus IPB Dramaga, dengan akses transportasi umum 24 jam. Lebih dari itu JP Apartment juga berjarak hanya 100 meter dari terminal Laladon yang sedang dikembangkan menjadi terminal utama di Bogor Barat. Akses Bogor Outer Ring Road (BORR) hanya 3 km dari lokasi JP Apartment,” kata Andy K. Natanael.

Dia mengatakan end user JP Apartment adalah mahasiswa, pembeli unitnya adalah investor yang ingin mempunyai passive income tanpa repot mencari tenant atau mengurus propertinya.

“Keyakinan kami bersumber dari test pasar yang sudah dilakukan dari akhir tahun 2017 secara langsung kepada potential buyer di JP ini, yang mana 80 persen peminat ingin membeli unit untuk disewakan kepada mahasiswa dan dosen serta kaum profesional di wilayah Bogor. Hingga saat ini walau belum launch sudah 40 persen dari Tower Green (Tower I) laris diminati konsumen yang mayoritas adalah investor dari kota Bogor dan sekitarnya,” terangnya.

Okie menambahkan, tahun ini ditargetkan Tower I dapat terserap 80 hingga 90 persen dan akan mulai dibuka pemasaran Tower 2. “Kami optimis sebelum tahun 2021 sudah habis semuanya,” terangnya.(pin/*)

Baca Juga