Beranda Politik

Dua Formulasi Tingkatkan PAD

SALAM TIGA JARI : Calon petahana, Bima Arya-Dedie A Rachim disela-sela debat kandidat, Sabtu (5/5).

BOGOR-RADAR BOGOR,Calon wali kota Bogor nomor urut 3, Bima Arya Sugiarto, telah menyiapkan formulasi untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Bogor. Bima Arya Sugiarto mengatakan, PAD Kota Bogor bersumber pada beberapa komponen utama.

Yakni pada Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) dan aspek jasa serta wisata yang didalamnya terma­suk hotel dan restoran. Formu­lasi yang disiapkannya yakni mengembangkan Kota dengan berbasiskan pengem­bangan UMKM dan industri kreatif.

Sebab berdasarkan perhitu­ngannya, satu UMKM saja bisa mempekerjakan paling tidak dua tenaga kerja.

“Jadi yang pertama kita genjot dulu potensi penerimaannya, karena mitra dari salah satu industri digital yang terkait dengan kuliner itu ada 2.000 UMKM di Kota Bogor,” ujarnya.

Selain menggenjot peneri­maan, sambungnya, formulasi berikutnya adalah mencegah kebocoran anggaran. Ia mene­gaskan harus dipastikan bahwa setiap rupiah yang disetorkan oleh warga Kota Bogor dikelola dengan baik.

“Tidak ada kebocoran itu dalam konteks pengumpulan pajak dan juga tidak ada kebocoran ketika kita mengge­lontor­kan APBD untuk kebu­tuhan warga,” terangnya.

Pasangan dari Dedie A Rachim ini menerangkan, sejak tahun 2014 pembangunan Kota Bogor telah difokuskan kepada aspek biaya langsung. Sehingga dalam proporsi APBD, belanja langsung lebih besar daripada belanja tidak langsung.

Artinya anggaran yang produktif dan ditujukan untuk kemakmuran rakyat lebih besar dari hanya sekedar belanja pegawai.

“Itu dilakukan sejak tahun 2014 di Kota Bogor, ini ditunjukkan dengan peningkatan PAD sejumlah Rp466 milyar di 2014 dan sekitar Rp901 milyar pada tahun 2017 bulan Maret,” pungkasnya. (gal/c)

Baca Juga