Beranda Olahraga All Sport

Pesta yang Hambar

BERBAGI
JUARA: Manajer Pep Guardiola diangkat para pemainnya usai Manchester City merayakan penerimaan trofi Premier League di Ettihad Stadium, Minggu (6/5).

MANCHESTER– RADAR BOGOR, Manchester City menggelar pesta juara Premier League 2017-2018 usai laga kontra Huddersfield Town yang berakhir imbang 0-0, Minggu (6/5) malam WIB. Pesta tersebut bisa dibilang hambar lantaran tak ada kemenangan dan tak ada gol.

Seperti diketahui, Man City sudah beberapa pekan lalu memastikan gelar juara. Ini menjadi selebrasi mereka dan dilakukan di depan fans setia. Ini menjadi gelar ketiga Man City di Premier League dalam tujuh musim terakhir.

Khusus bagi manajer Josep Guardiola, gelar tersebut sangat spesial. Maklum saja, dia gagal pada musim pertamanya bersa­ma Man City, namun mene­busnya pada musim kedua. Selain itu, Pep selalu juara bersama klub yang ditukanginya yakni Barcelona, Bayern Muen­chen, dan kini Man City.

Dibandingkan dengan trofi liga yang diraihnya, bersama Man City lebih istimewa. Pep merasa Premier League adalah kompetisi yang paling sengit dan menyulitkan dibanding lainnya.

“Ini adalah Premier League. Inggris akan selalu spesial dan istimewa. Kami mampu mela­ku­kannya dan mendapatkan ambisi kami. Anda tidak tahu kapan meraih kemenangan, tapi saya tak pernah ragu dan akan terus berusaha. Kekalahan adalah bagian dari sebuah kompetisi dan kini kami yang meraih kemenangan. Anda bisa menang, Anda pun bisa kalah. Tapi, Anda harus selalu mencoba dan percaya,” beber Pep seperti dilansir Soccerway.

“Gelar juara ini bagi saya spe­sial. Di Inggris lebih sulit. Apalagi saya bersama Man City yang mampu memenangi persaingan dengan klub-klub tradisional seperti Manchester United, Arsenal, maupun Liver­pool,” imbuh Pep.(epr/JPC)

Komentar Anda

Baca Juga