Beranda Metropolis

Bakal Ngadu ke DPR RI

BERBAGI
Pintu toll yang ada di depan gerbang keluar Bukit Cimanggu City (BCC) tidak dapat langsung dimanfaatkan warga perumahan. Nelvi/radar bogor.

BOGOR–RADAR BOGOR,Setelah melakukan petisi untuk bisa mengakses Tol Bogor Outer Ring Road (BORR) seksi 2B langsung dari pintu keluar Bukit Cimanggu City (BCC), perwakilan warga melakukan audiensi dengan pemilik proyek, PT Marga Sarana Jabar, kemarin (7/5). Sayangnya, pertemuan di kantor PT MSJ tersebut belum sesuai dengan apa yang diinginkan warga.

Kepada Radar Bogor, warga RT 01/11 BCC, Lukman Malanuang menuturkan, dalam pertemuan tersebut, PT MSJ tetap tidak bisa mewujudkan permintaan warga lantaran terbatas aturan dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) serta Korlantas Polri.

Maka, pada pertengahan Mei ini, menurutnya, warga akan mengadu ke Komisi V DPR RI.

“Kami akan mengajukan surat pengajuan masyarakat ke Komisi V DPR RI untuk audiensi, kemudian kami akan ketemu dengan Plt wali kota dalam waktu dekat,” jelasnya kepada Radar Bogor usai audiensi dengan PT MSJ.

Mantan manajer Persatuan Sepakbola Bogor (PSB) ini mengatakan, apa yang diminta warga masih sama dengan materi petisi yang sebelumnya. Yaitu, meminta pihak pengelola tol tidak lebih dulu meresmikan sebelum membuka blokade untuk akses langsung dari BCC menuju BORR seksi 2B.

Kondisi tersebut, menurutnya, menjadi sebuah ironi. Di kala pengendara lain bisa mengakses tol BORR seksi 2B, warga BCC tepat di depan pintu masuk perumahan hanya bisa melihat dengan ditutup beton.  Baca selengkapnya di Epaper Radar Bogor hari ini (fik/c)

Baca Juga