Beranda Olahraga

Tuah Stadion Baru

BERBAGI
MENANG: Selebrasi Herman Dzumafo (tengah) usai mencetak gol kemenangan Bhayangkara FC saat menjamu PS Tira di PTIK, kemarin.

JAKARTA–RADAR BOGOR,Tak salah Bha­yang­kara FC bermarkas di Stadion PTIK, Jakarta Se­latan. Dalam debutnya di stadion tersebut, Bhayangkara FC mampu meraih kemena­ngan usai mengandaskan perla­wanan PS Tira dengan skor 4-2, Jumat (4/5) sore WIB.

Bagi The Guardian -julukan Bhayangkara FC- ini men­ja­di kemenangan pertama se­t­e­lah dalam empat laga be­run­tun sebelumnya tak per­nah men­dapat poin penuh. Se­lain itu, menjadi keme­nangan kedua Bhayangkara FC di Liga 1 2018.

Sementara bagi PS Tira, ini menjadi kekalahan yang me­nyakitkan. Pasalnya, pada pekan sebelumnya mereka berhasil menang 2-1 atas tim elite Bali United.

Meski menjadi debutnya di PTIK, Bhayangkara FC tak demam panggung. Mereka memeragakan permainan menyerang sejak awal. Ha­nya saja, justru PS Tira yang mam­pu unggul lebih dahulu. Mariano Berriex yang ba­ru saja dimainkan sebagai peng­ganti Pandi Lestaluhu, men­cetak gol pada menit 31. Um­pan Abduh Lestaluhu mam­pu dia konversi menjadi gol.

Namun, hanya selang 8 menit, Bhayangkara FC mam­pu menyamakan kedudu­­kan lewat defender Vladimir Vujovic. Gol tercipta pada me­nit 39. Skor 1-1 bertahan hing­ga babak pertama berakhir.

Memasuki babak kedua, Bhayangkara FC berhasil ber­balik unggul menjadi 2-1 setelah Jajang Mulyana men­cetak gol pada menit 52, me­manfaatkan kemelut di kotak penalti PS Tira usai tendangan penjuru. Dia pun lantas melakukan selebrasi goyang itik di sudut lapangan.

Laga ini bisa dibilang ber­balas gol. Enam menit kemu­dian, PS Tira berhasil menya­makan kedudukan lewat sundulan Aleksandar Rakic. Gol tersebut tercipta pada menit 58. Itu menjadi gol ke-5 Rakic di Liga 1 2018.

Perlawanan PS Tira seperti­nya hanya sampai terjadinya gol dari Rakic. Setelah itu, me­reka tertekan. Apalagi Bhayangkara FC menurunkan Herman Dzumafo yang membuat serangan mereka semakin tajam. The Guardian kembali memimpin pada menit 73 lewat gol TM Ichsan. Skor berubah menjadi 3-2.

Tak cukup unggul 3-2, Bhayangkara FC kembali menambah gol pada menit 86 lewat Dzumafo yang baru turun di babak kedua. Gol Dzumafo terjadi lewat proses yang ciamik.

Kerja sama tiga pemain yak­ni Dendi Sulistyawan, Paulo Sergio, dan Dzumafo membuat per­tahanan PS Tira kelabakan. Sergio lantas memberikan umpan kepada Dzumafo.

Usai mempermainkan bola, Dzumafo lantas melepas­kan tendangan mendatar dan tak mampu dihalau kiper PS Tira. Bhayangkara FC unggul 4-2. Skor tersebut bertahan hing­ga laga berakhir. Debut manis Bhayangkara FC di Stadion PTIK.(JPC)

Komentar Anda

Baca Juga