Beranda Metropolis

71 Ribu Keluarga Hidup Miskin

BERBAGI
Infografis warga miskin

BOGOR–RADAR BOGOR,Sejumlah program pem­berantasan dan pengentasan kemiskinan mungkin sudah digelontorkan oleh Pemkot Bogor. Namun, ternyata tingkat kemiskinan Kota Hujan masih tinggi.

Data terakhir pada 2017 menyebutkan, masih ada 71.314 kepala keluarga (KK) hidup di garis kemiskinan, atau setara 7,11 persen dari total jumlah penduduk.

Angka ini cukup besar jika dibandingkan kota lain di Jawa Barat, seperti Kota Bandung yang hanya 4,17 persen dan Kota Depok 2,3 persen.

“Ini perlu perhatian ditambah indeks kesenjangan Kota Bogor juga mencapai 0,431 jauh di atas indeks Jawa Barat 0,393 dan nasional 0,391. Artinya, yang miskin makin miskin dan kaya makin kaya,” ujar Kabid Sosial Budaya dan Pemerintahan Badan Perencanaan Pembangunan (Bappeda) Kota Bogor, Rudiyana, seusai Rakor Tim Koordinator Pengendalian Kemiskinan Daerah (TKPKD) di Paseban Sri Bima, Balaikota Bogor, Kamis (3/5).

Rudiyana mengatakan, masalah ketimpangan rasio kesenjangan ini dikhawatirkan karena adanya bantuan intervensi yang tidak tepat sasaran. Padahal, bantuan tersebut menjadi andalan dalam membantu masyarakat memenuhi kebutuhannya.

Tetapi, sepertinya, bantuan seperti program keluarga harapan (PKH) dan raskin malah diterima orang yang mampu sehingga terjadi ketimpangan indeks rasio. Baca selengkapnya di Epaper Radar Bogor hari ini (fik/c)

Komentar Anda

Baca Juga