Beranda Berita Utama

Twitter Minta Semua Penggunanya Segera Ganti Password, Ada Apa?

Ilustrasi Twitter

WASHINGTON-RADAR BOGOR, Kabar mengejutkan datang dari platform media sosial Twitter. Mereka mendesak lebih dari 330 juta penggunanya untuk segera mengubah kata sandi mereka. Hal ini perlu dilakukan setelah adanya kesalahan yang berdampak hashing. Twitter menyampaikan masalah ini dalam postingan blog dan serangkaian cuitan pada Kamis (3/5/2018) sore.

Alasan ganti password sendiri, karena Twitter menemukan adanya sebuah bug dalam sistem mereka. Bug tersebut menyebabkan sistem tidak menutupi password saat pengguna memasukkannya dan malah menunjukkan angka dan huruf password yang jelas di sistem internal mereka.

“Sebagai tindakan pencegahan, pertimbangkan untuk mengubah kata sandi Anda di semua layanan dengan penggunaan kata sandi,” kata Chief Executive Jack Dorsey dalam cicitannya.

Twitter menemukan bug beberapa pekan lalu dan telah melaporkannya ke regulator. Pengungkapan adanya kesalahan ini dilakukan saat para pembuat undang-undang dan regulator di seluruh dunia meneliti cara perusahaan menyimpan dan mengamankan data konsumen, setelah serangkaian insiden keamanan di Equifax Inc, Facebook Inc dan Uber Technologies Inc.

Apalagi, Uni Eropa akhir bulan ini mulai memberlakukan undang-undang privasi baru yang ketat dalam Peraturan Perlindungan Data Umum yang mencakup sanksi biaya bagi pelanggar.

Komisi Perdagangan Federal AS yang menyelidiki perusahaan dengan dugaan praktik penipuan terkait keamanan data menuduh Twitter pada 2010 melakukan penyimpangan serius dalam keamanan data. Hal ini memungkinkan peretas mengakses data pengguna pribadi. “Kami sangat menyesal ini terjadi,” kata Twitter.

Harga saham Twitter turun satu persen dalam perdagangan diperpanjang pada 30,35 dolar AS setelah naik 0,4 persen selama sesi. Perusahaan menyarankan pengguna untuk mengambil tindakan pencegahan untuk memastikan bahwa mereka aman, termasuk mengubah kata sandi dan mengaktifkan layanan otentikasi dua faktor guna mencegah pembajakan akun Twitter. (ysp)

Baca Juga