Beranda Nasional

Bulog Pastikan Stok Pangan Ramadan dan Idul Fitri 2018 Aman

OPERASI PASAR: Para pekerja di Perum Bulog Panaikang II saat bongkar muat di kantornya dalam Operasi Pasar Beras Medium dengan harga Rp9.000 per kilogram.

JAKARTA-RADAR BOGOR, Kurang dari dua pekan lagi bulan Ramadan akan datang. Sudah menjadi kebiasaan saat bulan suci bagi umat Islam itu datang, konsumsi pangan masyarakat meningkat. Bahkan di beberapa kasus sempat terjadi kelangkaan bahan pokok.

Direktur Utama Bulog, Komjen Pol (purn) Budi Waseso (Buwas) memastikan stok pangan sepanjang Ramadan aman. Selain itu Bulog juga memiliki cadangan pangan yang sewaktu-waktu dapat dikeluarkan jika mendesak.

“Untuk 2 bulan ke depan sangat-sangat aman ya. Kita juga punya stok cadangan yang bisa kita gunakan suatu waktu, jadi aman,” ungkap Buwas di Monas, Jakarta Pusat, Jumat (4/5).

Buwas menuturkan bahwa Bulog sangat siap menyambut Ramdan dan hari raya Idul Fitri. Bahkan tidak hanya untuk dua waktu rawan itu, Bulog juga menjaga ketersedian pangan di hari-hari biasa.

Stok pangan ini meliputi 9 bahan pokok, tapi yang mendapat perhatian khusus beras sebab bahan itu menjadi yang paling dicari masyarakat.

Selain memastikan stok aman, Bulog juga berupaya agar tidak terjadi kenaikan harga bahan pokok. Selanjutnya untuk menjaga kesehatan masyarakat, maka kualitas bahan pokok juga tidak bisa diabaikan.

“Terus harga yang stabil, terjangkau oleh masyarakat kita, itu yang paling penting ya, tapi juga kita tidak boleh menghilangkan kualitas,” tegas Buwas.

Guna memastikan wacananya berlancar sesuai rencana, Buwas tengah berupaya membuat ide-ide kreatif agar ketersedian beras tidak hanya di pasar beras, melainkan stok-stok beras di warung kelontongan juga harus dijaga kestabilannya.

“Saya memang sedang berpikir untuk melakukan suatu terobosan-terobosan. Beras tidak hanya ada di pasar-pasar beras ya, Saya kira beras perlu ada di warung-warung ya seperti warung-warung kelontong yang ada di masyarakat,” pungkas Buwas. (ysp)

Baca Juga