Beranda Berita Utama

Kisah Anak Mantan Wakil Bupati Jual Ginjal

BERBAGI

BUTUH ULURAN TANGAN:Reza (jaket merah) bersama anggota keluarganya yang lain.

SUKABUMI-RADAR BOGOR,Kabar haru sekaligus miris datang dari keluarga mantan Wakil Bupati Sukabumi periode 2010–2015, (Alm) Ahmad Jajuli. Reza Adiwilaga (27), anak pertama dari tiga bersaudara pasangan Ahmad Jajuli (Alm) dan Nita Suryati ini, nekat menawarkan ginjalnya melalui media sosial untuk menutupi biaya perawatan ibundanya yang tengah terbaring di Rumah Sakit Cahya Kawaluyan Bandung.

Informasi yang dihimpun, Reza mem-posting penawaran ginjalnya di akun Facebook miliknya, kemarin (2/5). Dalam posting-annya itu, Reza meminta doa seluruh warganet untuk kesembuhan ibundanya yang tengah dirawat intensif di ICU RS Cahya Kawaluyan Bandung.

Di akhir posting, Reza menawarkan ginjal ke warganet sekaligus mencantumkan kontak pribadinya dengan harapan ginjal miliknya bisa menutupi biaya perawatan dan operasi ibundanya.

Melalui aplikasi perpesanan, Reza menceritakan latar belakang rencananya menjual ginjal yang ditawarkan di media sosial. Menurutnya, rencana jual ginjal itu tidak lain untuk kesembuhan ibunya. Sebab, Reza tidak ingin kehilangan lagi orang tuanya setelah ayahandanya meninggal pada Januari 2017 silam.

“Kesembuhan ibu saat ini merupakan segalanya bagi saya. Maka dari itu, apa pun caranya akan saya lakukan agar ibu kembali sehat seperti sediakala,” kata Reza kepada Radar Sukabumi (Grup Radar Bogor), kemarin.

Reza juga menceritakan, awalnya ibunya menderita penyakit rematik yang memang mengharuskan mendapat perawatan medis dua bulan sekali. Namun dalam enam bulan belakangan, ibunya mengonsumi jamu pegal linu berbentuk pil.

“Setelah diteliti, ternyata kandungan jamu itu adalah ste­roid yang sangat mem­bahayakan dan bisa merusak fungsi dari organ tubuh. Karena memang setelah mengonsumsi obat tersebut langsung terasa enak, tapi yang terjadi efek panjangnya di kemudian hari mengakibatkan infeksi pada kaki kiri seperti bisul,” cerita Reza.

Karena pertumbuhan virusnya cepat, akhirnya merambah ke seluruh tubuh. Hasil analisis dokter, bagian kaki yang terkena infeksi harus dioperasi, dibuka untuk membersihkan bagian yang infeksi.

“Akibat infeksi itu, ada beberapa gangguan fungsi organ seperti jantung, paru-paru dan ginjal. Besok (hari ini, red) ibu akan dioperasi untuk membuang infeksi, mohon doanya saja,” pintanya.

Sementara itu, Wakil Bupati Sukabumi, Adjo Sarjono menambahkan, terkait kabar keluarga alm mantan Wakil Bupati Sukabumi, Ahmad Jajuli, dirinya sudah menugaskan istrinya untuk melihat langsung. Selain itu, saat disinggung soal anggaran khusus dari APBD bagi mantan wakil kepala daerah, Adjo menyebut tidak ada dana khusus untuk hal itu.

“Istri saya sudah datang ke sana mewakili, karena saya ada kegiatan di Jakarta. Untuk anggaran dari APBD tidak ada, tapi saya secara pribadi sudah menyam­paikannya. Semoga ibu Nita Suryati kembali sehat seperti sediakala,” singkatnya. (cr15)

Komentar Anda

Baca Juga