Beranda Metropolis

Jalur Sholis Dibiarkan Gersang

BERBAGI
GERSANG: Median jalan tol BORR yang sebelumnya ditumbuhi pepohonan rindang, kini hanya ditanami rumput dan bibit-bibit pohon.

BOGOR– RADAR BOGOR,Meski arus lalu lintasnya kini relatif lebih lengang, namun hanya kegersangan yang terlihat ketika melintas di jalur Sholeh Iskandar (Sholis). Hal itu yang kini dirasakan para pengendara maupun pejalan kaki di bawah jalan tol Bogor Outer Ring Road (BORR).

Seperti sopir ojek online, Zhenga Nurgiono (26), yang merasakan panas tak biasanya ketika mendapatkan order ke jalan tersebut. Hal itu dirasanya berbeda dengan Sholis yang sebelumnya ditumbuhi banyak pohon di median jalannya.

“Dulu memang enak mau lewat sini juga. Sekarang rasanya gersang, ditambah Kota Bogor sekarang lagi panas-panasnya,” keluhnya saat ditemui di depan salah satu pusat perbelanjaan di jalur Sholis.

Serupa, pejalan kaki yang merupakan siswa SMK Penerbangan Angkasa, Rizal (17) mengakui jika Jalan Sholis tidak seperti jalan lainnya di Kota Bogor. Ia berharap, jalan tersebut bisa seperti jalan lain yang tergolong dalam jalur hijau.

“Kalau Yasmin kan masih enak, banyak pohonnya. Mungkin nanti bisa banyak lagi pohon-pohonnya, semoga saja,” kata Rizal.

Kabid Pertamanan pada Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperumkim) Kota Bogor, Agus Gunawan, menjelaskan bahwa jalur hijau tersebut memang bakal dikelola oleh Pemkot Bogor.

Namun, hingga kini pemilik proyek Tol BORR, PT Marga Sarana Jabar (MSJ) belum menyerahkannya ke pemkot. “Itu jalur hijau, masuknya ke pemkot. Sudah mau diserahin, tapi diresmikan aja belum,” jelasnya kepada Radar Bogor, kemarin (2/5).

Setelah median jalan tersebut diserahkan ke pemkot, Agus mengaku akan menata tempat tersebut selayaknya jalur hijau lainnya. Meski begitu, hingga kini pemkot belum menyiapkan anggaran perawatan untuk jalur hijau tersebut.

Agus menganggap, biaya perawatan taman sebesar Rp660 juta belum cukup untuk menambah perawatan di jalur tersebut.

“Belum dihitung untuk penyiramannya, pemupukan­nya. Karena perlu ditambah tanamannya juga, tidak hanya rumput aja,” kata Agus.

Sementara itu, Direktur Utama PT MSJ, Hendro Atmodjo mengaku tengah mencari sponsor untuk biaya membuat dan merawat taman. Sponsor tersebut nantinya bisa memasang iklan di pilar-pilar tol BORR.

“Ya, lagi nyari sponsor untuk bikin dan rawat taman. Kompensasinya dengan iklan di pilar tol. Lagi dibicarakan kerja samanya dengan pemkot dan biro iklan,” ujarnya ketika dikonfirmasi.(fik/c)

Baca Juga