Beranda Olahraga

Data dan Fakta Setelah Liverpool Tembus Final Liga Champions

BERBAGI
Selebrasi Striker Liverpool Mane usai mencetak gol ke gawang AS Roma, pada leg kedua Semifinal Liga Champions, Kamis (3/5/2018) dini hari.

RADAR BOGOR-Liverpool menelan kekalahan 2-4 dari AS Roma pada laga leg kedua semifinal Liga Champions, di Stadio Olimpico, Kamis (3/5/2018) dini hari. Meski kalah, The Reds tetap berhak lolos ke partai final.

Bermain di kandang lawan, Liverpool mengawali laga dengan baik. Mereka pun berhasil menutup babak pertama dengan keunggulan 2-1 atas Roma.

Sepasang gol skuat Si Merah disarangkan Sadio Mane pada menit kesembilan dan Georginio Wijnaldum menit ke-25. Sementara itu, gol tunggal I Giallorossi tercipta setelah James Milner melakukan gol bunuh diri menit ke-15.

Masuk paruh kedua, Liverpool mendapat perlawanan sengit dari AS Roma. Mereka pun kebobolan tiga gol dan menelan kekalahan dengan skor 2-4.

Tiga gol tambahan Roma disarangkan Edin Dzeko pada menit ke-52, serta lesatan dari Radja Nainggolan menit ke-86 dan 90+4′. Kendati takluk dari AS Roma, Liverpool tetap berhak lolos ke final Liga Champions musim ini.

Mereka mengamankan tiket ke partai puncak turnamen elite antarklub Eropa itu berkat keunggulan agregat 7-6 atas Roma. Pada pertemuan pertama di Stadion Anfield, 24 April 2018, The Reds menang 5-2.

Pada laga final Liga Champions di Olimpiyskiy National Sports Complex, Kiev, 27 Mei 2018 pukul 01.45 WIB, Liverpool akan bersua Real Madrid. El Real melenggang ke final setelah memetik kemenangan agregat 4-3 atas Bayern Munchen.

Berikut ini adalah data dan fakta menarik selepas duel AS Roma versus Liverpool:

1. Final Liga Champions musim ini akan menjadi partai ulangan final Piala Champions 1981. Saat itu, Liverpool berhasil keluar sebagai juara setelah mengalahkan Real Madrid dengan skor 1-0.

2. Laga dua leg antara Liverpool kontra AS Roma menghasilan 13 gol. Itu adalah jumlah gol tertinggi dalam dua leg semifinal Liga Champions, melampaui jumlah gol AS Monaco Vs Juventus (4-6/10 gol) pada 1998.

3. AS Roma kebobolan dua gol dalam 25 menit pertama. Padahal sebelumnya, mereka sukses mencatatkan clean sheet dalam lima laga kandang terakhir di Liga Champions musim ini.

4. Liverpool mendulang 20 gol tandang di Liga Champions 2017-2018. Jumlah tersebut menyamai pencapaian Real Madrid di ajang ini pada musim 2013-2014.

5. Liverpool juga menjadi klub ketiga yang mencetak 40 gol dalam satu musim di Liga Champions (tak termasuk kualifikasi). Posisi teratas masih diisi Barcelona dengan 45 gol (musim 1999-2000) dan Real Madrid di tempat kedua dengan 41 gol (musim 2013-2014).

6. Gol Sadio Mane adalah yang kesembilan dari 10 laga pembuka di Liga Champions. Tidak ada pemain yang mencetak lebih banyak gol dalam 10 laga pembuka di turnamen ini. Catatan tersebut sama dengan yang ditorehkan Harry Kane dan Simone Inzaghi.

7. Mohamed Salah (10 gol), Roberto Firmino (10 gol), dan Sadio Mane (9 gol) telah menyumbangkan 29 gol buat Liverpool di Liga Champions musim ini. Jumlah tersebut membuat ketiganya menjadi trio penyerang paling produktif dalam satu musim Liga Champions.

8. Gol Georginio Wijnaldum adalah golnya yang ke-19 bersama klub asal Inggris di semua kompetisi (11 gol bersama Newcastle United, dan 8 gol dengan jersey Liverpool). Selain itu, ini adalah gol perdana Wijnaldum di kandang lawan. (ysp)

Baca Juga