Beranda Politik

Dua Kubu Saling Klaim Berkarya

BERBAGI

CIBINONG–RADAR BOGOR,Tubuh Partai Berkarya Kabupaten Bogor tengah dirundung masalah. Musababnya, ada dewan pim­pinan cabang (DPC) yang me­ngaku-ngaku pengurus cabang besutan Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto.

Alhasil, para petinggi partai tersebut buru-buru menenga­hinya, mulai dari DPP hingga DPW Partai Berkarya langsung terjun ke Bumi Tegar Beriman dengan mengadakan perte­mu­an internal di Lor In Hotel Sentul, Rabu (25/4). Di antara­nya Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Berkarya Priyo Budi Santoso, Ketua DPW Jawa Barat Eka Santosa dan sejumlah pimpinan tinggi lainnya.

Informasi yang beredar, kisruh internal partai tersebut lantaran ada pihak luar yang ingin menduduki Partai Berkarya di Kabupaten Bogor.

Menanggapi hal tersebut, Ketua DPW Jawa Barat Eka Santosa mengakui kekisruhan itu diakibatkan adanya misko­mu­nikasi. Karenanya perlu ada pemahaman bersama. Mengingat partai tersebut belum lama ini menggelar rapat pimpinan nasional (rapimnas) dan masih dalam tahap pembenahan.

“Karena itu, saya berkewajiban untuk menjelaskan kepada jaja­ran struktur -terutama para ketua DPD- bahwa pasca-rapim­nas, Hutomo Putra Mandala (HMP) menjadi ketua umum dan menyusun kepengurusan baru yakni 45 pengurus,” ujar dia.

Selain itu, DPW juga secara otomatis mengikuti format rapimnas hingga turun ke DPD dan DPC yang harus disele­sai­kan sampai Mei ini.

Eka mengaku akan memfa­sili­tasi semua komponen dan kekuatan yang ada untuk disatu­­kan menjadi kekuatan besar. Sehingga tercipta suatu pema­haman agar penataan struktur hingga tingkat keca­matan dan desa berjalan baik.

”Kemarin kan kami fokusnya ke verifikasi KPU. Nah, saat ini akan kami coba sinergikan kembali agar semua memper­siapkan pemenangan Pemilu 2019. Sebab, Bogor menjadi daerah andalan dan prioritas Partai Berkarya dengan jumlah penduduk terbesar dan jumlah suara DPT tertinggi di Jawa Barat,” katanya.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum Dewan Pengurus Partai Berkarya Tintin Hendrayani menganggap hal yang terjadi di DPD Kabupaten Bogor merupakan dinamika politik. Selaku DPP, Tintin akan bertindak netral apabila ada sesuatu yang tidak diinginkan. ”Saya ditugas­kan oleh sekjen berembuk de­ngan ketua DPW dan DPD agar mengetahui ke mana tujuannya dan apa maksudnya, mudah-mudahan tidak ada masalah yang berarti,” terangnya.

Dirinya pun menegaskan bahwa hingga saat ini Ketua DPD Partai Berkarya Kabupaten Bogor adalah M Ridwan beserta jajarannya. “Untuk di Partai Berkarya, khusunya di DPD Kabupaten Bogor, sampai saat ini saya berbicara ke pengurus yang sah Kabupaten Bogor adalah Pak Ridwan. Kita berdoa supaya ke depannya tetap solid,” pungkasnya. (gal/c)

Komentar Anda

Baca Juga