Beranda Olahraga Kickers

Korban FirManSah

BERBAGI
PENJEGALAN: Bintang AS Roma, Edin Dzeko dihadang pemain Liverpool, Jordan Henderson.

LONDON–RADAR BOGOR,Liverpool masih belum terkalahkan sepanjang mengikuti Liga Champions musim ini. Meng­andalkan tridente FirManSah (Firmino-Mane-Salah) Liverpool terus melaju tak tertahan.

Kali ini yang men­jadi korban dari keganasan trio ini adalah wakil Italia, AS Roma.

Tak tanggung-tang­gung, klub asal Ibu Kota Italia itu dijebol lima kali oleh trio Liver­pool tersebut, kemarin (25/4) dini hari WIB.

Dan, sosok yang punya peran penting dalam kemenangan The Reds dalam laga ini tak lain dari Mohamed Salah.

Tetap menampilkan permai­nan menyerang nan agresif, skuat besutan Jurgen Klopp ini seolah tak ingin memberi kesem­patan bagi tim tamu untuk leluasa bergerak.

Pres­sing ketat yang dikombi­nasikan dengan serangan cepat mem­buat Roma keteteran sejak awal laga.

Roma yang memasang garis pertahanan tinggi, mencoba mere­dam kecepatan para penye­rang Liverpool dengan jebakan offside. Namun, ternyata kali ini jebakannya tak banyak memakan korban.

Justru mereka yang menjadi korban keganasan tridente Liver­pool. Salah membuka kemenangan The Reds melalui tendangan kaki kiri yang melengkung ke arah tiang gawang Ramses Becker pada menit 35.

Menjelang babak pertama berakhir, sebuah perangkap offside yang gagal dari Roma berakhir buruk. Melakukan solo run, Salah kemudian melakukan tendangan chip untuk menjebol gawang Roma kedua kalinya.

Roma benar-benar dibuat tak berkutik oleh Liverpool sepanjang babak pertama. Liverpool masih unggul dengan 2 gol Salah. Dominasi tuan rumah masih terus ber­lanjut.

‘Didukung’ oleh perta­hanan tim tamu yang kura­ng solid, Liverpool kembali menambah keunggulan lewat sontekan Sadio Mane pada awal babak pertama.

Mane melanjutkan umpan Salah di sisi kiri pertahanan lawan setelah lolos dari sergapan pertahanan Roma.

Lima menit berselang, Salah kembali menjadi kreator dari terciptanya gol Roberto Firmino. Dari titik yang tak jauh berbeda dengan umpannya kepada Mane, Salah mengirim assist keduanya malam itu untuk dilanjutkan dengan sempurna oleh Firmino.

Penyerang asal Brasil itu masih menambah koleksi golnya di Liga Champions menjadi 10 pada menit 68. Dia mengonversi tendangan sudut James Milner dengan sebuah sundulan mematikan.

Unggul 5 gol membuat Klopp mulai meng­istirahatkan Salah pada menit 75. Serangan Liverpool pun mulai menurun.

Ini diman­faatkan dengan baik oleh Roma. Edin Dzeko akhirnya membuka harapan bagi Roma di laga kedua setelah sontekannya gagal diantisipasi Karius.

Roma makin bersemangat ketika mendapat hadiah penalti setelah Milner menyentuh bola di kotak terlarang. Eksekusi Perotti mampu mengelabui Karius. Roma menam­bah modal untuk di laga kedua.

“Kami sebenarnya memulai laga dengan baik, namun sering kalah dalam duel udara. Reaksi di akhir laga sungguh melegakan, kami yakin bisa membalasnya di laga kedua. Meski demikian, laga kedua nanti belum tentu akan seperti saat kami menjamu Barcelona.

Karena laga nanti pasti akan lebih berat, tapi kami akan memberikan yang terbaik,” ucap pelatih Roma, Eusebio Di Francesco di uefa.com.

Roma hanya berharap bisa meng­ulangi sukses di laga kedua perempat final melawan Barcelona. Kalah 1-4 di leg pertama, Roma membalasnya dengan 3-0 di kandang sendiri.

Namun, seperti kata Di Francesco, sangat sulit untuk bisa mengulang hasil apik tersebut. Terlebih kali ini mereka berhadapan dengan tim subur di Liga Champions musim ini.(jpg/espn)

Baca Juga