Beranda Politik

Komitmen Bangkitkan Industri Kreatif Bogor

BERBAGI
DIALOG: Calon wakil bupati Bogor Ingrid Kansil berdialog dengan warga dan pengrajin di Kecamatan Citeureup.

CITEUREUP–RADAR BOGOR,Mendorong industri kreatif bisa dilakukan dari beberapa sektor. Salah satunya melalui pengarajin logam dan mainan anak. Calon wakil Bupati Bogor nomor urut 3, Ingrid Kansil melihat itu sebagai suatu potensi yang belum digarap.

Menurut pasangan dari Ade Ruhandi ini, potensi itu perlu ditempa dan didampingi lebih tajam oleh pemerintah daerah.

Sekaligus adanya sistem kerja sama pemerintah daerah dengan para pengrajin agar produk yang dihasilkan dapat dikembangkan dan lebih inovatif. Sehingga usahanya bisa menjadi peng­gerak sumber daya ekonomi kreatif.

”Masyarakat Kabupaten Bogor memiliki potensi yang sejauh ini belum banyak ditangkap, padahal sudah ada banyak yang membentuk kelompok ekonomi kreatif namun selalu terbentur pemasaran dan permodalan sehingga tidak sedikit juga yang kesulitan berkembang,” ujar Ingrid usai menemui pengrajin logam dan mainan anak di Kecamatan Citeureup, Minggu (15/4).

Ia pun berkomitmen akan mengem­bangkan ekonomi kreatif yang bukan hanya sekadar wacana jika terpilih men­jadi pemimpin di Bumi Tegar Beriman. Namun, harus ada tolak ukur kemajuan usaha kecil. Karena menurutnya kema­juan UMKM dapat terlihat dari perkem­bangan jumlah bentuk usaha, jumlah kelompok usaha dan jumlah varian usaha ekonomi kreatif.

Semakin banyak usaha, akan diiringi penambahan jumlah tenaga kerja yang ter­serap dan jumlah pendapatan masya­rakat yang meningkat. Sehingga ke depan barang hasil pengerajin lokal di Kabupaten Bogor akan menjadi tuan rumah di daerahnya sendiri, dihargai dan dipakai oleh masyarakat pengguna.

”Barang industri kecil ini jelas harus lebih maju karena dikerjakan dengan teliti oleh masyarakat dan seharusnya nilai barangnya jauh lebih tinggi dari barang yang dihasilkan oleh mesin produksi.

Ke depan barang mereka juga harus mampu masuk ke seluruh pasar tra­disional di Kabupaten Bogor dan pasar modern atau swalayan sehingga pangsa pasarnya jelas,” terangnya. (gal/c)

Baca Juga