Beranda Berita Utama

Waduh! Penipuan Modus Video Bugil Miliaran Rupiah

Ilustrasi perekaman video bugil (dok.Jawapos)

JAKARTA–RADAR BOGOR,Licik benar cara napi penipu video tanpa bu­sana menyembunyikan uang perasan dari korbannya. Bukan menggunakan reke­ning atas nama keluarga kerabat, napi-napi yang meng­anggap dirinya prof­esional ini membuat rekening dengan identitas palsu. Salah satu rekening dibuat dengan identitas orang yang sudah meninggal alias almarhum.

Setiap napi yang dipekerjakan menjadi penipu ini mampu mendapatkan uang rata-rata Rp30 juta tiap pekan. Dengan asumsi awal Polrestabes Bandung ada hampir seribu napi yang menjadi pekerja mencumbu rajuk via online, maka bisa jadi uang yang dikeruk napi-napi ini mencapai Rp1 miliar.

Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polrestabes Bandung Ipda Dhenia Istika Dewi menuturkan, dari sekitar 1290 napi, sekitar 80 persennya diduga melakukan penipuan modus video tanpa seuntai benang di tubuh. Dengan begitu, uang hasil kejahatan ini kemungkinan mencapai milyaran. ”Kami sedang melakukan penelusuran aset,” terangnya.

Untuk awalan, yang diketahui saat ini ada beberapa orang yang berperan untuk mengambil uang di bank. Orang tersebut bukan napi, melainkan kenalan dari salah seorang kepala blok di Lapas Jelekong, Kabupaten Bandung.

”Ya, dilihat apa ada uang hasil kejahatan jadi aset tertentu,” tuturnya kemarin.

Saksi sekaligus napi yang juga melakukan penipuan berinisial GL mengakui bahwa uang hasil kejahatan itu masuk ke rekening yang sudah disiapkan oleh kepala kamar setiap sel. Kepala kamar ini biasanya mendapat nomor rekening dari kepala blok spara napi.

”Setahu saya begitu, orang luar yang ambil uangnya tiap pekan. Kenalannya kepala blok mungkin,” ujarnya

Sudah menjadi peraturan wajib di kalangan napi penipu bahwa rekening penampung kejahatan ini tidak boleh menggunakan identitas asli, baik napi, keluarga kerabat atau kenalan. Maka, dapat dipastikan rekening dibuat dengan identitas palsu. ”Identitas palsu ini sudah biasa banget,” terangnya.

Namun, ada napi yang merasa kurang aman bila rekeningnya dengan identitas palsu. Maka, napi itu menggunakan rekening dengan identitas orang yang sudah meninggal alias almarhum. ”Rekening almarhum itu yang paling aman,” tuturnya.

Dari mana mendapat identitas untuk membuat rekening almarhum? Napi kasus penculikan anak ini langsung tertawa seakan menyindir.

”Kalau ada uang apa yang gak bisa, ah main perempuan aja bisa di dalam sono,” ung­kapnya ditemui di Polrestabes Bandung. (idr/tau)

Baca Juga