Beranda Berita Utama

Korban Banjir Butuh Makanan

BERBAGI
HANYUT: Warga Kampung Pojok Manggu, Desa Pamagersari, gotong royong mengevakuasi mobil yang terbawa arus Sungai Cikeam, kemarin.

BOGOR–RADAR BOGOR,Memasuki hari kedua, para korban banjir di Kecamatan Jasinga mulai berbenah. Namun, kebutuhan para pengungsi masih belum terpenuhi dengan maksimal.

Sejak pagi hari kemarin, puluhan warga di Kampung Pojok Manggu RT 01/05, Desa Pamagersari, sudah berendam di Sungai Cikiam. Rupanya, mereka bergotong royong untuk mengevakuasi satu unit mobil Carry F 1285 FZ yang terbawa banjir bandang.

Salah satu daerah yang cukup parah terdampak bencana yakni Desa Pamagersari, Pangradin, serta Sipak. Agus (34) warga Desa Pamagersari mengatakan, banjir yang terjadi lebih parah dari sebelumnya.

“Ini luapan air Sungai Cikiam yang ketiga di wilayah kami. Pertama, September 2017, kemudian Jumat (13/4) juga meluap. Paling parah Sabtu (14/4). Listrik juga sampai mati karena ada gardu yang kena longsoran,” tuturnya kepada Radar Bogor.

Kapolsek Jasinga, AKP Budi Santoso mengungkapkan, arus lalu lintas sempat tertahan karena genangan air dan lumpur yang menutupi beberapa ruas badan jalan raya Jasinga di Kampung Muncang, Desa Sipak.

“Jalur dari dua arah tidak bisa dilewati,” jelasnya kepada Radar Bogor.

Bahkan, kata Budi, longsoran tebing yang menutup jalan raya dengan diameter sekitar satu meter dan panjang sekitar 10 meter itu merusak gardu listrik. Baca selengkapnya di Epaper Radar Bogor hari ini

Komentar Anda