Beranda Uncategorized

Empat Desa Sulit Akses Jaringan Seluler

BERBAGI
ilustrasi tanpa sinyal

SUKAMAKMUR–RADAR BOGOR,Beberapa wilayah di Kabupaten Bogor masih sulit mendapatkan jaringan atau sinyal telepon seluler. Terutama desa yang berada jauh dari pusat kota. Seperti yang terjadi di jalur alternatif Bogor Cianjur via Sukawangi.

Tak jarang, warga harus mencari tempat yang pas untuk mendapatkan sinyal yang bagus. Sebab itu, harapan warga agar berdirinya BTS (base transceiver station) di wilayah­nya menjadi impian warga yang tinggal di kawasan tersebut.

Ya, empat dari sepuluh desa di Kecamatan Sukamamur, Kabupaten Bogor, hingga kini belum terjangkau sinyal opera­tor telepon seluler. Keempat desa tersebut berada di jalur utama alternatif Bogor- Cianjur via Sukawangi.

“Di sini memang tidak ada sinyal sama sekali. Hal ini berlaku seluruh operator,” ujar Mardi (34) warga Kampung Rawagede, Desa Wargajaya, Kecamatan Sukamakmur, Minggu (15/4). Hal tersebut juga yang menyebabkan sulitnya warga untuk melakukan komunikasi.


“Saya harap pemerintah bisa memfasilitasi jaringan ini,” katanya.

Hal senada juga diungkapkan Andri (25) warga sekitar. Menurutnya, selain akses jalan yang baik, keberadaan jaringan provider sangat dibutuhkan warga. Terutama, untuk membantu meningkatkan ekonomi warga.

“Saya bantu-bantu berjualan ayah saya. Untuk sekadar mengecek harga saja, saya sangat sulit menda­patkan informasi itu,” keluhnya.

Hal itu pun dibenarkan Camat Sukamakur, Zaenal Ashari. Menu­rutnya, data dari Keca­matan Sukamakmur, mencatat, keempat desa yang belum terja­ngkau sinyal provider meliputi Desa Sukaharja, Wargajaya, Sirnajaya, dan Sukawangi.

“Betul, jari­ngan ponsel di empat desa itu tidak ada sama sekali,” katanya kepada Radar Bogor. Zaenal menye­butkan, untuk memfas­ilitasi layanan seluler, pihaknya sudah mengusulkan penyediaan BTS. “Tapi, belum ada yang mau pasang (BTS, red) di sana,” ujarnya.

Wartawan koran ini mencoba membuktikannya. Menggu­nakan empat operator seluler yang berbeda dimulai dari Desa Sirnajaya. Di desa tersebut, tak ada satu pun sinyal yang muncul dari keempat operator.

Hal serupa juga terjadi di Desa Wargajaya dan Sukawangi. Sedangkan untuk di Desa Sukaharja, sinyal operator muncul hilang. Sinyal operator baru stabil saat memasuki Desa Sukamulya. Sinyal dari empat operator cukup kencang. Termasuk sinyal jaringan 4G sudah muncul.(all/c)

Komentar Anda