Beranda Politik

Bima–Dedie Pilihan Generasi Milenial

BERBAGI
BERBAGI ILMU: Calon petahana Bima Arya hadir sebagai mentor generasi milenial dalam acara Supermentor di IPB Convention Center (ICC), Sabtu (14/4).

BOGOR–RADAR BOGOR,Elektabilitas pasa­ngan calon wali kota dan wakil wali kota Bogor 2018-2023, Bima Arya Sugiarto–Dedie A Rachim, unggul dalam survei Charta Politika Indonesia yang dirilis Rabu (11/4) kemarin. Direk­tur Eksekutif Charta Poli­tika Indonesia Yunanto Wijaya bahkan mengklaim pasangan ini juga menjadi pilihan para milenial dalam surveinya kepada 400 responden.

”Surveinya di enam kecamatan di Kota Bogor. Sedangkan pe­milih milenial sebanyak 81,8 persen memilih pasangan Bima Arya–Dedie A Rachim,’’ ujarnya kepada pewarta.
Pria yang akrab disapa Toto itu mengatakan, masih dari hasil surveinya, pemilih paslon Bima-Dedie di rentang usia 20-29 tahun sebesar 63,9 persen, usia 30-39 sebesar 62,0 persen, usia 40-49 59,0 persen, dan di atas 50 tahun sebesar 57,0 persen.

”Jika melihat berdasarkan wilayah, pasangan Bima-Dedie unggul di Bogor Selatan, sebesar 72 persen. Lalu di Bogor Tengah 68,9 persen, Tanah Sareal sebesar 65 persen, Bogor Utara 62,9 persen, Bogor Timur 57,5 persen dan Bogor Barat 44,4 persen,’’ kata dia.

Menanggapi hasil survei tersebut, Bima Arya menja­dikan­nya sebagai salah satu ruju­kan untuk terus turun me­nyapa warga.

”Terima kasih kepada seluruh tim dan relawan yang telah turut bekerja turun ke warga untuk menyo­sialisasikan program saya bersama Kang Dedie dari rumah ke rumah, kampung dan kam­pung,” ungkapnya.

Animo kawula muda me­nyam­but Kang Bima pun terli­hat saat acara Supermentor di IPB Convention Center (IICC), Sabtu (14/4). Bima hadir sebagai mentor untuk mem­be­rikan motivasi kepada gene­rasi milenial. Bima tak sendiri dalam acara yang digelar oleh Foreign Policy Community of Indonesia (FPCI) itu.

Acara yang juga dipelopori oleh mantan Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat, Dino Patti Djalal, menghadirkan walikota Bandung non aktif, Ridwan Kamil, dan CEO Bukalapak, Achmad Zaky.

Bima Arya yang tampil menjadi pembicara ketiga memotivasi generasi milenial dengan mengambil tema Milenial Challenge Universal Values. Ia pun menceritakan pengalaman karirnya yang dimulai dari pengamat politik hingga menjadi wali kota Bogor.

”Zaman saya masih muda seperti kalian, kalau dikasih tugas nyari bahannya ke perpusatakaan. Sekarang tinggal klik di smartphone semua yang dicari ada,” katanya.

Bima menegaskan kawula muda merupakan generasi dengan jutaan kesempatan. Namun, kata Bima, dalam saat yang sama mereka terancam sebagai generasi yang gagal fokus. ”Karena (kalian) dijejali dengan berbagai macam informasi, kalian tertarik de­ngan segala isu yang terus ada. Satu sisi kalian punya banyak pilihan tapi disisi lain kalian bisa tidak fokus,” bebernya.(gal/c)

Komentar Anda

Baca Juga