Beranda Metropolis

Tinta Habis, Cetak KTP-El Tertunda

MENDATA: Operator e-KTP sedang melakukan pendataan. Bagi warga Kabupaten Bogor yang telah melakukan perekaman, secara otomatis e-KTP akan dicetak untuk diserahkan kepada pemiliknya.

BOGOR–RADAR BOGOR,Banyaknya keluhan mengenai lamanya pembuatan KTP elektronik (KTP-el), ditanggapi Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bogor. Mereka membantah tertundanya pembuatan KTP-el karena kosongnya blangko.

Kasi Penyajian dan Pengolahan Data Kependudukan Disdukcapil Kota Bogor, Wawan Darmawan, menegaskan bahwa saat ini pihak Disdukcapil kehabisan tinta ribbon, HDP film dan cleaning kit yang masuk dalam paket tinta pencetakan KTP-el.

“Bukan kehabisan blangko,” tegasnya kepada Radar Bogor.

Ia memaklumi banyaknya keluhan warga mengenai lamanya proses cetak KTP-el, lantaran pengadaan ketiga ba­rang terse­but me­mang sedang dipesan melalui katalog elektronik sejak awal Februari kemarin.

“Kami sudah memesan ribbon, Hdp film dan cleaning kit sudah lama sejak awal Februari, kisaran 15 Februari, makanya belum bisa dicetak,” tambah Wawan, Rabu (11/4).

Menurut dia, kedalanya memang untuk pemesanan atau pengadaan tinta ribbon dan dua lainnya itu khusus serta harus memenuhi kriteria yang harus ditempuh.

“Tapi, kriteria dan persyaratannya sebenarnya sudah dipenuhi. Saat ini justru kami menunggu dananya dari pusat untuk membayar pengadaan yang kami pesan di katalog elektronik,” bebernya.

Pengadaan tinta ribbon Disdukcapil saat ini berjumlah sekitar 95 dengan biaya Rp3 juta/ribbon. Satu ribbon, kata Wawan, bisa mencetak 400 KTP-el. Lainnya, Disdukcapil Kota Bogor pun sedang melakukan pengadaan 30 HDP film dengan biaya Rp300 juta dan 30 cleaning kit.

“Makanya, saya harap dananya cepat cair dan pengadaannya langsung bisa dikirim. Kami maunya juga besok langsung dikirim, tapi apa daya, semua tergantung pusat,” ucap Wawan.

Kadisdukcapil Dody Ahdiat juga menyampaikan permohonan maafnya kepada warga Kota Bogor khususnya, atas lamanya proses pencetakan KTP-el tersebut.

“Mudah-mudahan minggu ini bisa tersedia karena masih ada kendala teknis yang harus diselesaikan dulu. Mohon maaf kepada warga Kota Bogor. Solusinya sementara kami buatkan surat keterangan (suket),” tutupnya.(ran/c)

Baca Juga