Beranda Ekonomi

Premium Langka, Ada Pengurangan Pasokan

BERBAGI
ilustrasi (dok.Radar Bogor)

JAKARTA–RADAR BOGOR,PT Pertamina (Persero) kembali jadi sasa­ran kritik pemerintah ter­kait ke­lang­kaan pasokan pre­mium di luar Jawa, Madura dan Bali (Jamali).

Bila sebelumnya Menteri Energi dan Sumber Daya Mi­n­eral (ESDM), Ignasius Jonan menegur Direk­tur Utama Pertamina terkait ketersediaan premium, kini giliran Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar me­nyentil Pertamina terkait masalah yang sama.

Arcandra menyebut ber­dasarkan data yang diperiksa oleh Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas), telah terjadi pe­ngu­rangan pasokan premium di sejumlah daerah.

“Terjadi pengurangan paso­kan di beberapa wilayah In­donesia dan kita lihat data­nya dan ini benar datanya ada,” kata Arcandra di Kemen­terian ESDM, Jakarta, Senin (9/4).

Arcandra enggan menye­but daerah mana saja yang di­ke­tahui terdapat pengurangan pasokan premium. Untuk teknisnya, Arcandra bilang Pertamina yang memiliki domain untuk menje­las­­kan­nya. “Untuk teknis. Apa yang terjadi itu domain dari Perta­mina untuk menjelaskan,” jelasnya.

Merujuk pada Peraturan Presiden Nomor 191 Tahun 2014 tentang Penyediaan, Pendistribusian dan Harga Jual BBM Eceran, Pertamina wajib menjual BBM tertentu yang disubsidi pemerintah yaitu solar juga BBM penu­gasan yakni premium di wilayah non Jawa, Madura dan Bali (Jamali).

Disebut BBM Khusus Pe­nu­gasan lantaran harganya dite­tapkan melalui Keputu­san Men­­­teri ESDM Nomor 3448/K/12/MEM/2017 yang diteken se­jak 1 Oktober 2017.(uji/JPC)

Komentar Anda