Beranda Politik

Bangun Kemandirian dengan Program Bogor Berdaya

BERBAGI
PAPARKAN VISI-MISI: Calon wakil wali kota Bogor Zaenul Mutaqin menyapa warga Kampung Sawah, Kelurahan Tanah Baru, Kecamatan Bogor Utara, kemarin (9/4).

BOGOR–RADAR BOGOR,Pengentasan kemiskinan yang masih belum tersentuh maksimal oleh Pemerintah Kota Bogor, menjadi perhatian serius calon wakil wali kota Bogor nomor urut 1, Zaenul Mutaqin. Menurut pasangan dari Achmad Ru’yat ini, kesejahteraan adalah tujuan dan harapan utama masyarakat terhadap sebuah pemerintahan dan kepemimpinan. Karena itu, pasangan yang akrab disapa RZ ini telah menyiapkan program Bogor Berdaya.

”Berdaya artinya membuat mandiri sekaligus bisa berkontribusi lebih besar untuk masyarakat. Karena itu, kami ingin memastikan warga Kota Bogor kesejahteraannya meningkat dengan memiliki penghasilan lewat daya yang dimiliki,” ujar Zaenul usai berkampanye di Kampung Sawah, Kelurahan Tanah Baru, Kecamatan Bogor Utara, kemarin (9/4).

Bogor Berdaya, sambungnya, memfokuskan pada dua program utama. Yakni penumbuhan 68 ribu wirausaha baru dan pendampingan para pemuda Kota Bogor. Keduanya, kata Zaenul, mengarah pada proses penciptaan lapangan kerja dengan menumbuhkan dan menguatkan UMKM yang didukung teknologi serta memfasilitasi berkembangnya perusahaan rintisan berbasis teknologi informasi (start up) dan pendampingan karier.

Sebab, kata pria yang akrab disapa ZM ini, penciptaan tenaga kerja bisa terjadi top down dan bottom up. Jika tak memiliki pabrik, pemerintah bisa memfasilitasi munculnya pusat-pusat produksi baru. Pusat produksi itu tak selalu pabrik bercerobong. Bisa juga di dapur, teras, garasi yang dimanfaatkan untuk menghidupkan UMKM milik masyarakat.

”Pusat produksi berbasis UMKM yang akan kami dorong tumbuh lebih banyak. Warga Bogor akan bangga dengan kotanya bila berdaya memenuhi sebagian besar kebutuhan oleh warganya sendiri,” terangnya.

Lebih lanjut, dikatakan ZM, di era globalisasi dan di tengah persaingan saat ini, tentu menuntut semua hal serbaefektif dan efisien. Sehingga teknologi dan ekonomi digital tak bisa dikesampingkan.(gal/c)

Baca Juga