Beranda Metropolis

Sayuran Hasilkan Rasa Gurih

Selingan Ringan Berbahan Sayuran

BOGOR–RADAR BOGOR, Pemakaian monosodium glutamat (MSG) atau micin masih menuai perdebatan sehubungan dengan isu kesehatan. Profesor Purwiyatno Hariyadi, ahli teknologi pangan dari Institut Pertanian Bogor (IPB), berpen­dapat, semestinya masyarakat tidak ragu menya­ngkut penggu­naan MSG ini. Namun, jika ingin aman dan mencari yang alami, rasa gurih juga bisa didapatkan dari bahan-bahan dapur. Yaitu, lauk pauk dan sayuran.

“Rasa gurih MSG ini bisa didapatkan dari bahan yang ada di dapur,” ujar Purwiyatno. Semisal bisa diperoleh dari tulang dan daging sapi, ayam dan ikan, udang kupas, gurita, dan cumi. “Juga tiram, kombu laut, bonito kering, sarden kecil kering, dan masih banyak lainnya,” tambahnya.

Khusus untuk sayuran, lanjut­nya, bisa diperoleh dari brokoli, sawi putih, kacang, wortel, jagung, kentang, daun bawang, seledri, tomat, aspara­gus, miso, tauco, keju, santan kelapa, terasi, dan masih banyak lainnya.

Ia juga berharap, warga tidak ragu mengonsumsi MSG karena dari serangkaian penelitian ilmiah cukup panjang, MSG dinyata­kan aman. “Asalkan dikon­sumsi dengan batas maksi­mum penggunaan secukupnya atau sewajarnya,” tegasnya.

Terlebih, kandungan sodium atau natrium (Na) dalam MSG lebih sedikit daripada garam. Di mana kandungan Na dalam MSG mencapai 12,2 persen dan kandungan Na dalam garam 39,3 persen.

“Apa yang beredar di masyara­kat awam tidak selalu sama pada masyarakat akademik yang bisa lihat jurnal ilmiah. Karena masyarakat awam kan tidak membaca jurnal,” ungkapnya saat ditemui dalam acara Perjalanan Panjang Umami bersama Ajinomoto, akhir pekan kemarin.

Jadi, penting memahami penggunaan MSG secukupnya. Pasalnya, cita rasa MSG mampu meningkatkan mutu pangan. Namun jika berlebihan, mutu cita rasa pangan justru semakin menurun.

“Jadi, saat memberikan kenik­matan, tentu nafsu makan akan meningkat. Dengan menggu­nakan rasa umami (MSG), mulut akan mem­produksi air liur yang banyak. Air liur adalah proses pencer­naan selain gigi.

Ini sangat penting untuk lansia yang sulit makan atau orang yang sedang sakit,” jelasnya. MSG sendiri diproduksi secara alami dengan cara fer­men­tasi seperti pembuatan tem­pe dan kecap.(chi/jpnn)

Baca Juga