Beranda Ekonomi

Kembangkan Industri Pariwisata Syariah

Foto : Omer Ritonga / Radar Bogor
KONSEP MADANI: Salah satu fasilitas restoran dengan menu halal yang ada di Sahira Butik Pakuan.

BOGOR–RADAR BOGOR, Pertumbuhan dan perkembangan industri pari­wisata, khususnya yang dija­lan­kan sesuai dengan syariah Is­lam atau madani, secara na­sional cukup baik. Tiap tahun­nya selalu tumbuh.

Tanpa kecuali di Kota dan Kabupaten Bogor. Industri pariwisata sya­riah berkembang pesat. Dari bungalo, butik, hingga hotel syariah dan madani sudah ada di Bogor.

Salah satunya hotel dari Sa­hira Group. Perusahaan per­hotelan syariah yang sudah cukup lama berkecimpung di Kota Bogor ini kembali me­nambah unitnya. Setelah Sahi­ra Butik Paledang, kini telah hadir Sahira Butik Pakuan. Hotel yang berlokasi di Jalan Pakuan, Ciheuleut, Bogor Timur, ini tidak berbeda dengan Sahira Butik sebelumnya.

“Kalo Sahira Butik Pakuan ini yang kedua untuk butik setelah di Paledang. Kalau yang di Ahmad Yani itu hotel bintang 4,” terang Sales Executive Sahira Butik Pakuan, Althia Sari kepada Radar Bogor, kemarin.

Salah satu fasilitas andalan Sahira Butik Pakuan sebagai hotel madani, yakni kebera­daan masjid. Dengan adanya masjid, tamu hotel bisa leluasa menunaikan salat, khususnya pada waktu salat Jumat.

Selain fasilitas ibadah, juga ada restoran dengan menu halal. Yakni, Hawra dan Blue Moon Cafe. Kedua restoran tersebut siap melayani tamu selama 24 jam. Restorannya luas sehingga mampu me­nam­pung tamu untuk berbagai acara hingga ratusan orang.

Untuk fasilitas kamar sendiri berjumlah 26 dengan tipe superior, deluxe, family room dan executive suite. Di dalam kamarnya tersedia beragam fasilitas, di antaranya AC, TV kabel, coffee maker dan air mandi baik itu panas maupun dingin. Sebagai hotel berkonsep madani, sudah dipastikan tiap kamarnya juga disiapkan peralatan dan perlengkapan salat serta Alquran.

Tidak berbeda dengan hotel madani dan syariah lain, bagi tamu di luar dari meeting, incen­tive, conference, and exhibition (MICE) harus dapat menun­jukkan kartu nikah, kartu keluar­ga (KK) maupun KTP dengan alamat yang sama. Pihak hotel juga tidak menye­diakan minu­man mengandung alkohol.

“Konsep hotel tetap menun­jukkan ciri khas sebagai ho­tel madani yang ada di Bogor. Termasuk interiornya de­ngan nuansa Timur Tengah,” tam­bah wanita yang disapa dengan Thia ini.

Untuk harga publik, kamar dibanderol mulai dari Rp800 ribu nett/malam. Tidak berbe­da dengan hotel lain, Sahira Butik Pakuan juga menyiapkan berbagai jenis paket baik itu rapat, pernikahan maupun acara lainnya.(mer)

Baca Juga