Beranda Bogor Raya

Kantor Direhab, Wakil Rakyat Ngungsi

BERBAGI
Foto : sofyansyah/radar bogor
RENOVASI PLAFON GEDUNG DEWAN: Pekerja membongkar plafon gedung DPRD, Jalan Tegar Beriman, Cibinong, Kabupaten Bogor, Rabu (4/4). Renovasi tersebut dilakukan karena atap plafon sudah rusak dengan menghabiskan anggaran dana APBD sebesar Rp2,5 miliar.

CIBINONG–RADAR BOGOR, Gedung DPRD Kabupaten Bogor untuk kesekian kalinya kembali direnovasi. Kali ini, difokuskan pada gedung III yang dibangun sejak 2004 silam. Pantauan Radar Bogor, kemarin (4/4), terlihat beberapa pekerja mulai membersihkan plafon yang rusak.

Untuk merenovasi gedung III tersebut, anggaran yang digelontorkan mencapai Rp2,5 miliar dengan 120 hari kerja. Hal ini memaksa 46 anggota DPRD Kabupaten Bogor mengungsi ke ruang fraksi.

Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Kabupaten Bogor Nurhadi mengatakan, renovasi dilakukan berdasarkan banyaknya keluhan dari anggota dewan. ”Kami yang inisiatif karena melihat memang sudah perlu direnovasi, tidak dibongkar total.

Sebagian besar sudah bocor, terutama lantai atas. Kan banyak keluhan, jadi kalau dipelihara-dipelihara lagi mah jebol lagi nanti, makanya direnovasi,” bebernya kepada Radar Bogor.

Ia menjelaskan, bangunan yang sudah berusia lebih dari 10 tahun tersebut mengalami kerusakan paling parah di bagian atap yang bocor. Nantinya, selain atap yang diperbaiki, kamar mandi anggota dewan juga akan dipercantik, pun dengan lobi serta aula yang akan diperluas. ”Iya, sudah enggak layak. Kami ingin cepat, karena khawatir mengganggu. Begitu pilkada selesai, gedung sudah bisa digunakan,” paparnya.

Lebih lanjut Nurhadi memaparkan, renovasi ini tidak ada kaitannya dengan menyambut anggota dewan yang baru. Selain itu jumlah ruangan pun masih 46 unit. ”Saya juga mengantisipasi jika nanti menjadi 55 anggota.

Kalau sekarang belum, karena belum ada ketetapannya. Sementara ruangan fraksi tidak disentuh, kami hanya minta untuk memindahkan berkas-berkasnya, khawatir kotor,” tukasnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Bogor Ilham Permana mengungkapkan, renovasi gedung III DPRD harus dilakukan mengingat bagian atap yang sudah rusak dan kerap bocor. Sehingga dibutuhkan gedung yang representatif. ”Kami ingin pembangunan gedung dewan tepat waktu sehingga bisa ditempati ruangan yang representatif,” ucapnya.(wil/c)

Baca Juga