Beranda Politik

Soroti Masalah Kesehatan dan Pemerataan Pembangunan

TAMPUNG ASPIRASI: Calon wakil wali kota Bogor Sugeng Teguh Santoso menjenguk Endang (83) warga Sindang Barang yang mengalami sesak napas.

BOGOR–RADAR BOGOR,Calon wakil wali kota Bogor Sugeng Teguh Santoso menjenguk Endang (83) warga Sindang Barang RT 04/04, Kelurahan Sindang Barang, Kecamatan Bogor Barat, kemarin (3/4). Itu setelah ia mendapat laporan dari warga bahwa Endang yang sakit keras kesulitan berobat.

Setibanya di sana, kakek renta itu hanya bisa duduk lemas di hadapan Sugeng. Endang yang tak memiliki BPJS itu pun terlihat pasrah dengan penyakit sesak napas yang dideritanya sejak dua bulan silam. ”Saya melihat, soal kesehatan masyarakat ma­sih minim informasi jika ada masalah. Terutama infor­masi mengenai BPJS yang dimilikinya bisa digunakan atau tidak, serta bagaimana memindahkan BPJS dari mandiri ke bantuan peme­rintah,” ujar Sugeng.

Melihat masalah tersebut, pasangan dari Dadang Danu­brata itu menilai keberadaan rumah sakit tanpa kelas harus segera diadakan. Agar warga yang tidak mampu bisa men­dapatkan pelayanan kesehatan yang cepat dan prima.

”Maka­nya kami akan membuat ru­mah sakit lebih manusiawi sehingga layanan yang diberikan tidak sekadarnya saja,” tegasnya.

Selain itu, pria yang akrab disapa STS itu pun akan mengikutsertakan masyarakat dalam pembangunan Kota Bogor dengan program unggulannya, Setara. Setiap RT yang akan menerima dana hibah sebesar Rp50 juta dari Pemerintah Kota Bogor itu, diharapkan dapat mem­bangun wilayahnya guna pemerataan pembangunan.

Selain itu, program tersebut juga bisa mengentaskan angka pengangguran di Kota Bogor. Karena itu, konsep yang akan dibangun olehnya adalah APBD yang prorakyat.

”Kegiatan ini akan men­dukung peningkatan kapasitas ekonomi RT dan RW bersamaan dengan program Setara. Jadi penghasilan me­re­ka meningkat dan me­ngatasi masalah pengang­guran yang berada pada wilayah,” pungkasnya. (gal/c)

Baca Juga