Beranda Politik

Sahara Siap Menangkan Ade Yasin

BERBAGI

 

DUKUNGAN: Anggota Sahara mendoakan agar paslon nomor urut dua, Ade Yasin-Iwan Setiawan bisa menang dalam pemilihan Bupati Bogor.   

CITEUREUP-RADAR BOGOR, Tim pemenangan Ade Yasin yang menamakan dirinya SAHARA tengah fokus melakukan penggarapan masa. Selasa (3/4/2018), ratusan anggota tim Sahara mengikuti kegiatan bimbingan haji yang diadakan di Masjid Nurul Galah, Desa Citeureup, Kecamatan Citeureup.

Ketua Sahara Sony Priyanto menerangkan, lebih dari 2500 anggota Sahara siap memperjuangkan kemenangan Ade Yasin dan Iwan Setiawan. Jumlah tersebut, masih akan terus bertambah hingga mendekati hari pemilihan.

“Awalnya hanya puluhan. Saat ini sudah ribuan dan saya yakin akan semakin banyak,” ujarnya kepada Radar Bogor.

Gerakan Sahara yang dibangunnya, kata Sony, sudah mencakup dua kecamatan, yakni Kecamatan Citeureup dan Kecamatan Babakanmadang. Umumnya, para anggota tim sukses ini adalah kaum ibu-ibu yang berprofesi sebagai ibu rumah tangga.

“Anggota kami punya waktu banyak untuk mendakwahkan program-progam pro rakyat yang akan diperjuangkan Ade Yasin dan Iwan Setiawan,” ucapnya.

Terlebih lagi, sambung dia, perjuangan para anggota Sahara berbasis keinginan dan keikhlasan. Sehingga, tim bergerak meski tampa ada bayaran.

“Kerinduan mereka untuk mempunyai pemimpin yang adil dan pro pada masyarakat miskin seperti yang dilakukan bupati Rachmat Yasin,” terangnya.

Tak sebatas itu, para kaum ibu yang tergabung dengan Sahara juga memiliki misi mengubah paradigma masyarakat yang cenderung mendiskreditkan kaum perempuan. Khususnya pada posisi jabatan publik.

“Kalau perempuan tak bisa berkiprah di pemerintahan hanya karena gender. Ini merupakan kemunduran paradikma pemikiran, karena RA Kartini sudah memperjuangkan itu semua,” tegasnya.

Bahkan, sambungnya, tak sedikit oknum masyarakat yang menggunakan ayat suci untuk menyisihkan peran wanita. Tak terkecuali dalam membungkus ambisi politiknya.

“Harus ada penegasan bahwa perempuan layak memimpin. Dan itu pendapat banyak ulama mengingat negara kita demokrasi bukan monarki,” ujarnya.

Untuk meningkatkan kuantitas dan kualitas anggota, Sahara bergerak pada area edukasi anggota. Berupa kegiatan majlis taklim, pembekalan haji dan berbagai kegiatan keterampilan.

“Anggota kami terus disibukan dengan kegiatan. Sehingga keanggotaan yang ada semakin berkualitas dan seiring waktu kuantitas bertambah,” tukasnya.(azi/c)

Baca Juga