Beranda Pendidikan

SMK Kesatuan Pelopori Cinta Bogor

KOMPAK: Siswa SMK Kesatuan saat mengunjungi tempat wisata yang akan dianalisis.

BOGOR-RADAR BOGOR,Ingin melebarkan sayap dalam bidang pariwisata serta beda dengan SMK pari­wisata pada umumnya, unit baru Sekolah Kesatuan, SMK Kesatuan menggagas program “Cinta Bogor” pertama di Kota Hujan.

Hadir sebagai SMK baru di Kota Bogor dengan nama lama, yakni Kesatuan, SMK Kesatuan fokus pada jurusan pariwisata tentu tidak ingin sama dengan SMK lainnya di Bogor. Sehingga di tahun kedua penerimaan murid barunya, SMK tersebut memiliki program baru yang berkontribusi nyata dan langsung pada perkembangan pariwisata Bogor.

Kepala Promosi SMK Kesatuan Ritha mengatakan, Cinta Bogor merupakan program yang menerjunkan anak-anak SMK Kesatuan turun ke lapangan. Para siswa langsung datang ke tempat wisata yang ada di Bogor dan menganalisa keku­rangan apa yang ada di tempat pariwisata tersebut dan ide apa yang bisa diberikan.

”Jadi, kami setiap bulan kun­jungan ke tempat-tempat pariwisata, dua hingga tiga dalam sehari. Di sana, anak-anak mengeksplorasi kurang apa di sana, apa yang bisa dikem­bangkan, dan apa saja yang bisa mereka lakukan,” jelasnya kepada Radar Bogor.

Setelah kunjungan, anak-anak SMK Kesatuan dibuat perke­lompok memberikan ide yang nantinya dikumpulkan pihak sekolah dan diberikan ke Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Bogor.

”Kami sudah audiensi di Disbudpar dan mendapat respons sangat positif karena belum ada SMK Pariwisata yang seperti ini di Bogor,” tambah Ritha.

Kata dia, SMK Kesatuan hanya memberikan materi pariwisata fokus kepada perhotelan dan tata boga. ”Program Cinta Bogor ini sangat berkontribusi dengan perkembangan pariwisata di Bogor. Sehingga kami nyata berkontribusi untuk wilayah kami sendiri,” bebernya.

Apalagi, saat ini sektor pariwisata di Bogor sedang naik daun. Beberapa destinasi serta tempat kuliner menjamur. SMK Kesatuan memberikan kontribusi sekaligus mem­berikan SDM yang kompeten nantinya di bidang tersebut.

”Mereka nantinya lulus sudah sangat mengenal pariwisata di Bogor, apa pun, tidak hanya ho­tel, kuliner, tapi juga desti­nasi-destinasi pariwisata. Nah, ada poin lebih dari situ diban­ding­kan lulusan lain,” tegas Ritha.

Sementara itu, Kepala Disbudpar dan Ekonomi Kreatif Kota Bogor Shahlan Rasyidi sangat mendukung program Cinta Bogor dari SMK Kesatuan yang sama dengan tagline pariwisata Bogor, yaitu We Love Bogor. ”Saya sangat berha­rap program ini menjadi per­con­tohan bagi sekolah lainnya. SMK Kesatuan jadi pioneer,” kata Shahlan.(ran/c)

Baca Juga