Beranda Berita Utama

Preview Chelsea vs Tottenham Hotspurs: Saat Tepat buat Merapat

BERBAGI
Chelsea vs Tottenham

LONDON–RADAR BOGOR,”Saya takkan mengulangi musim seperti ketika era (Jose) Mourinho,’’ begitu yang dijanjikan Antonio Conte saat awal musim.

Ya, Conte menjanjikan Chelsea-nya takkan “hilang” dari persaingan papan atas setelah juara pada musim lalu. Conte tak ingin tim asuhannya me­ngekor era Mourinho dua ta­hun lalu. Saat itu, Chelsea terseok-seok di papan bawah setelah menjadi kampiun musim 2014-2015.

Conte boleh berkoar. Fakta­nya, musim ini The Blues-nya Conte masih sulit menembus persaingan papan atas. Bahkan, zona idaman alias zona Liga Champions (empat besar) pun terancam lepas. Peluang me­nembus zona idaman semakin berat jika mereka kalah saat menjamu Tottenham Hotspur malam nanti WIB (Siaran langsung beIN Sports 1 pukul 22.00 WIB).

Sebab, jika tak mampu mena­klukkan Spurs, gap dengan peringkat empat semakin lebar. Hingga tadi malam, gap-nya masih lima poin. Spurs 61, dan Chelsea 56 poin. ”Secara defi­nitif, ini laga yang wajib menang kalau kami masih menginginkan kembali ke Liga Champions musim depan,’’ sebut wingback Chelsea Marcos Alonso, dikutip Sky Sports.

Alonso adalah pencetak dua gol Chelsea ketika meme­cundangi Spurs 2-1 di Wembley, London pada matchweek ke-2 Premier League 20 Agustus lalu. Alonso pun ingin meng­ulang kembali momen indah tersebut. Jika terjadi, ini bisa menjadi back to back menang pertama Chelsea musim ini atas klub top six Premier League.

”Persaingan belum akan berakhir sampai hitungan matematis sudah tak memung­kinkan lagi. Ini laga masif kami musim ini,’’ timpal pemilik satu caps di timnas Spanyol itu.

Angkernya Stamford Bridge yang tak pernah dikalahkan Spurs pada era Premier League bisa menjadi tambahan motivasi. Apalagi, tren Spurs yang kerap inkonsisten menjelang akhir-akhir musim masih menghi­nggapi Hugo Lloris dkk. Catat, selama Premier League musim ini, belum sekalipun Spurs memberi Mauricio Pochettino streak lima kemenangan. Berbicara di situs resmi klub, Conte menyebut top four di akhir musim bisa jadi pengobat kecewanya.

”Karena semua pelatih tentu ingin memenangi trofi,’’ ungkap The Godfather, julukannya, seperti dikutip The Guardian. Musim ini tinggal trofi Piala FA harapan Conte. Chelsea sudah di semifinal, bergabung bersama Spurs, Manchester United dan Southampton.

Di kubu Spurs, pelatih Mauri­cio Pochettino menyebut, kemenangan terakhir Spurs di Stamford Bridge yang terjadi pada 18 tahun silam bukan hal mustahil untuk diulangi.

”Sejarah hanya sejarah. Sejarah takkan menolong. Bukan itu poin kami, karena fokusnya kami cuma pada performa kami sendiri,’’ ungkap Poche dalam konferensi pers di Hotspurs Way, kamp latihan Spurs.

Dia tak menganggap Chelsea dalam tekanan. ”Ini derby London, dua tim akan merasakan tekanan yang sama,’’ tambah Poche. Apalagi, Spurs belum diperkuat strikernya Harry Kane yang belum 100 persen pulih dari cedera. (ren/bas)

Baca Juga