Beranda Politik

Ade Yasin: Madrasah Harus Setara Sekolah Umum

BERBAGI
KOMPAK: Calon bupati Bogor Ade Yasin foto bersama dengan warga Kelurahan Sukahati, Kecamatan Cibinong, usai berkampanye di Bojonggede, Kamis (29⁄3).

BOJONGGEDE–RADAR BOGOR,Calon bupati Bogor Ade Yasin sowan ke Pondok Pesantren Al Huda Desa Bojonggede, Kecamatan Bojonggede, Kamis (29/3). Pasangan dari Iwan Setiawan itu, kembali mene­gaskan komit­men­nya untuk me­nyetarakan pen­didikan madrasah/pesantren dengan sekolah umum di Tegar Beriman.

Di ponpes pimpi­nan KH Cecep Jamaludin itu, Ade Yasin mengaku, ingin memberikan perlakuan yang seimbang dan adil untuk pendidikan agama seperti madrasah maupun pesantren. Sebab, menurutnya, selama ini pemerintah cenderung hanya memperhatikan pendidikan-pendidikan formal yang berbasis umum.

”Makanya ini harus ada persamaan hak antara pendidikan agama dan pendidikan formal. Padahal tujuannya sama-sama untuk mencerdaskan anak bangsa,” ujarnya.

Selain itu, kata Ade Yasin, kurangnya tenaga guru agama juga harus terpenuhi. Menurutnya, Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang setiap tahunnya meluluskan ulama melalui Pendidikan Kader Ulama (PKU) harus dimaksimalkan. Karenanya, dia berpikir kekosongan tenaga guru pendidikan agama bisa diisi oleh kader-kader yang lulus dari PKU MUI.

”Ini kan bagus sekali, tinggal pemerintah menganggarkan dana untuk memberikan honor atau insentif bagi mereka. Saya pikir ketika manusianya ada, untuk mem­bayarnya ada, kenapa tidak? Tinggal kebijakannya saja, itu yang penting,” ungkapnya.

Ke depan, sambung dia, guru ngaji juga akan menjadi perhatian. Karena tidak kalah penting dengan pendidikan yang lain. Bahkan menjadi fondasi untuk karakter yang diperlukan saat ini. Salah satu program Pancakarsa miliknya, yakni Bogor Beradab, juga memiliki tujuan untuk mendidik karakter bangsa dengan perhatian sepenuh hati dari pemerintah.

Ditambah dengan prioritas pemberantasan buta huruf Alquran. Hal itu sangat penting untuk menjaga pribadi-pribadi mereka dan termasuk dalam salah satu pendidikan karakter. ”Pendidikan karakter yang paling berhasil adalah yang berbasis agama,” pungkasnya.(gal/c)

Komentar Anda

Baca Juga