Beranda Berita Utama

Tingginya Getaran Truk Penyebab Longsor di Jalur Puncak

Longsor kembali terjadi pada proyek perbaikan di kawasan Puncak Pass, Desa Ciloto, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur , Kamis (29/3/2018). Getaran dari truk yang melintas diduga menjadi penyebabnya (Andika/Radar Bogor)

PUNCAK-RADAR BOGOR, Longsor yang kembali terjadi pada proyek perbaikan di kawasan Puncak Pass, Desa Ciloto, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur bukan tanpa sebab. Pusat Vulkanologi Mitigasi Bencana dan Geologi (PVMBG) menyebut, pergeseran tanah yang terjadi akibat getaran yang terus menerus diatas jalan.

Pasalnya, sejak jalur Puncak kembali dibuka pascalongsor pertengahan Februari 2018 lalu, kendaraan yang melintas mulai normal. Meskipun, bus dan truk masih tidak bisa melintas. Namun, ada beberapa truk sedang yang melintas tanpa terawasi. Baik dari arah Cianjur maupun sebaliknya.

“Iya jelas, karena penyebab longsor itu bisa dari getaran. Sumber getaran bisa dari beban kendaraan yang lewat. Maka dari itu, penutupan atau pembatasan hanya untuk motor sementara benar,” beber Perekayasa Madya PVMBG, Imam Santosa kepada Radar Bogor melalui sambungan telfon, Kamis (29/3/2018).

Diluar itu, sambung Imam, penyebab terjadinya longsor susulan pada titik perbaikan sama dengan longsor besar yang terjadi di awal Februari lalu.

“Yang jelas mulai dari morfologi atau kemiringan lereng yang terjal. Litologi yaitu tanah pelapukan yang tebal bersifat porous mudah menyerap air. Di bawahnya ada bidang gelincir berupa batuan breksi atau lava yang kedap air. Penguat tebing yang tidak sesuai dengan kaidah geologi teknik, penataan keairan yang tidak benar dan tentunya pemicunya tentu curah hujan yang tinggi,” tukas Imam. (dka/c)

Baca Juga