Beranda Pendidikan

Polsek Kemang Ajak SMK Borcess Bogor Perangi Hoax

SOSIALISASI: Kapolsek Kemang Kompol Ade Yusuf saat memberikan pemahaman anti-hoax di SMK Borcess.

KEMANG–RADAR BOGOR, Sosialisasi terkait anti-hoax terus digalakkan. Tidak hanya di kalangan masyarakat, juga di lingkungan sekolah. Seperti dilakukan SMK Taruna Terpadu 1 atau dikenal Borcess. Ratusan pelajar mendapatkan pemahaman tentang bahaya penyebaran hoax.

”Perintah pimpinan Polres Bogor saat ini adalah seluruh anggota polisi di Bogor tolong sampaikan kepada masyarakat agar perangi hoax,” ujar Kapolsek Kemang Kompol Ade Yusuf kepada Radar Bogor di sela-sela seminar bertajuk Sosial Media di aula gedung Cinema Borcess, Selasa (27/3).

Ade menjelaskan, jika berita hoax dibiarkan, kesatuan dan keutuhan berbangsa dan bernegara akan terancam. Karenanya, hoax adalah sumber fitnah. Tidak ada yang diharapkan dari sebuah posting-an atau berita hoax selain perpecehan dan memecah kesatuan bangsa dan juga agama.

Sementara, Ketua Panitia Seminar Sosial Media Syahida menjelaskan, kegiatan ini adalah sebuah upaya dari para siswa Borcess untuk lebih melek sosial media, terutama posting-an hoax.

”Soalnya ancaman penjaranya di UU ITE bisa sampai enam tahun. Saya rasa ini harus diketahui oleh kita semua agar melek sejak dini untuk memanfaatkan gawai dan medsos agar lebih bijak,” pungkasnya.(cr3/c)

Baca Juga