Beranda Olahraga Kickers

Penantian 21 Tahun

BERBAGI
HAPUS KUTUKAN: Pemain Belanda Memphis Depay meluapkan ekspresinya usai mencetak gol bagi timnya.

GENEVA–RADAR BOGOR, Bagi Belanda, Portugal ibarat tabu. Bagaimana tidak, hampir setiap kali bersua, mereka harus mengakhiri dengan kekalahan. Namun, De Oranje -julukan Timnas Belanda- kemarin (27/3) dini hari WIB, akhirnya merasakan kembali kemenangan saat bersua Timnas Portugal. Itu setelah 21 tahun lamanya menunggu.

Dalam laga persahabatan di Stade de Geneve, Swiss, Selasa (27/3) dini hari WIB, Belanda yang kini ditukangi Ronald Koeman, berhasil meraih kemenangan atas Portugal dengan skor mencolok 3-0. Tiga gol Belanda semua lahir di babak pertama lewat Memphis Depay pada menit 11, Ryan Babel menit 32, dan bek Liverpool, Virgil van Dijk pada menit 45.

Sebelum ini, kemenangan terakhir dan satu-satunya De Oranje atas Selecao das Quinas -julukan Timnas Portugal- terjadi pada 16 Oktober 1991 silam. Kala itu dalam Kualifikasi Euro 1992, Belanda yang diasuh Rinus Michels, menang dengan skor 1-0. Gol tunggal kemenangan dicetak oleh Richard Witschge menit 22.

Namun, setelah itu, dalam 10 laga beruntun bertemu Portugal di semua ajang, Belanda tak pernah menang. Mereka menelan tujuh kekalahan dan hanya tiga kali menahan imbang. Ironisnya, di kompetisi resmi, Belanda selalu kalah. Di Euro 2004 Belanda kalah 1-2 dari Portugal di babak semifinal. Kemudian di fase grup Euro 2012, Belanda kalah 1-2 dari Portugal.

Saat berjumpa di Piala Dunia, Belanda juga tak bisa terhindar dari kekalahan saat bertemu Portugal. Itu terjadi pada babak 16-besar Piala Dunia 2006 di Jerman. Kala itu, Belanda kalah 0-1 dari Portugal. 

Toh, rekor buruk itu akhirnya berhasil dipatahkan. Belanda yang tak lolos ke Piala Dunia 2018, menang meyakinkan dengan skor 3-0 atas Portugal, salah satu kontestan Piala Dunia 2018. Kemenangan tersebut disambut gembira oleh Koeman karena menjadi yang pertama sebagai pelatih Belanda. Pada debutnya saat melawan Inggris, Sabtu (24/3) dini hari WIB, Belanda kalah 0-1.

Bagi Portugal, kekalahan tersebut jelas menyesakkan jelang bergulirnya Piala Dunia 2018. Sebelumnya, mereka memang meraih kemenangan 2-1 atas Mesir. Namun, dua gol Portugal lewat sundulan Cristiano Ronaldo baru lahir pada masa injury time babak kedua. Jelas ada persoalan serius terkait daya dobrak Selecao das Quinas.

Dalam laga melawan Belanda, pelatih Fernando Santos menurunkan pemain-pemain pilar seperti Rona­ldo, Ricardo Qua­resma, Andre Gomes, dan Jose Fonte. Kemudian Joao Mario, Joao Moutinho, Andre Silva, dan Gon­calo Guedes yang dimainkan sebagai pengganti.

Setelah tertinggal 0-3 di babak pertama, sebe­narnya Portugal sangat dominan dalam pengu­asaan bola di babak kedua. Namun, kartu kuni­ng kedua yang diterima Joao Cancelo pada menit 61 membuat upaya Portu­gal mencetak gol menjadi sulit.

Fernando Santos memiliki pekerjaan rumah guna membe­nahi agresivitas dan naluri membunuh pasukannya sebelum kick-off Piala Dunia 2018 pada Juni mendatang. Kekalahan dari Belanda justru datang pada saat yang tepat karena masih ada waktu untuk ber­benah. Portu­gal seolah diingatkan bahwa masih memiliki kekura­ngan.(epr/JPC)

Baca Juga