Beranda Politik

Hadir Tanpa Sekat Bersama Warga

BERBAGI
Warga Ciseeng antusias berfoto bersama calon bupati Bogor Ade Yasin.

CISEENG-RADAR BOGOR, Festival Pancakarsa yang diusung pasangan calon bupati dan wakil bupati Bogor, Ade Yasin-Iwan Setiawan (Hadist), kembali digelar dua hari berturut-turut, Sabtu dan Minggu (25-26/3). Kali ini diselenggarakan di empat lokasi berbeda. Ade Yasin menyapa warga di Kecamatan Ciseeng dan Klapanunggal, sedangkan Iwan Setiawan bersua dengan warga di Kecamatan Tajur Halang dan Cariu.

Di Ciseeeng, acara diawali dengan mapay lembur atau jalan sehat yang diikuti ratusan warga. Selain mengelilingi kampung, peserta jalan sehat juga bebersih sampah di lokasi yang dilintasi.

Sementara, di panggung utama di Kampung Cibogo RT 01/04, Desa Ciseeng, Kecamatan Ciseeng, warga terus memadati lokasi. Usai jalan sehat, senam dua jari pasangan Hadist sukses membuat heboh peserta. Hujan yang mengguyur bahkan tak menyurutkan antusias massa untuk tetap mengikuti senam dua jari.

Senam yang merupakan implementasi dari program Bogor Sehat milik paslon nomor urut 2 ini, rupanya bukan hanya fokus pada pengobatan. Tetapi juga pencegahan penyakit dengan memperkuat kebugaran masyarakat melalui senam.

“Dengan bugar bisa menyehatkan,” ujar Ade Yasin.

Usai senam, masyarakat kembali dibuat gembira. Ade Yasin menyambangi kolam ikan warga untuk menggelar ngubek empang. Ia dibantu tim kampanye menebar sekitar 200 kuintal ikan ke kolam untuk segera diburu oleh masyarakat.

Dengan aba-aba, massa bersemangat melompat ke kolam dan langsung mencari ikan yang telah disebar. Setelah selesai, masyarakat pun diajak berdialog bersama Ade Yasin sambil menikmati nasi liwet yang telah disediakan.

“Mereka juga sangat menginginkan saya segera realisasikan program-program tersebut ketika sudah memimpin. Harapan mereka Bogor ini semakin maju, cerdas dan sehat,” ucap Ade Yasin.

Dia mengatakan, Festival Pancakarsa merupakan kampanye tematik dan fun campaign. Kegiatan ini berjalan sembari memberi pemahaman berbagai bidang kepada masyarakat. Semisal di bidang pendidikan, tim kampanye menyiapkan perpustakaan keliling di lokasi acara. Di bidang kesehatan, ada pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat umum serta yang memiliki riwayat penyakit diabetes, kolesterol, asam urat dan tekanan darah.

Sedangkan di bidang ekonomi juga membuka pintu bagi pelaku UMKM dengan mengadakan bazaar di lokasi festival serta jajanan gratis yang juga disediakan.

“Jadi mereka tidak hanya mendengar tetapi juga melihat dengan dikemas secara kampanye tematik ini,” ungkapnya.

Lalu, sambung Ade, di poin kelima Pancakarsa ada Bogor Beradab. Karenanya di setiap festival ada kegiatan perlombaan tradisional. Tujuannya adalah bagaimana masyarakat bersama pemerintah daerah mempertahankan budaya, khususnya kebudayaan Sunda di Kabupaten Bogor.

“Jadi kampanye kita tidak hanya ngomong tetapi sekaligus memperkenalkan program atau namanya kampanye tematik dikemas dengan fun campaign,” terangnya.

Ade mengungkapkan bahwa kampanye tersebut merupakan inovasi baru. Sehingga ia bersama pasangannya, Iwan Setiawan, tidak hanya kampanye satu arah.

“Sasaran kita kan mereka mengerti, percuma kita ngomong banyak tapi kalau mereka tidak mengerti,” pungkasnya.(gal/c)

Komentar Anda