Beranda Olahraga Arena

Mental di Final Tour

BERBAGI
GANAS: Pemain asing Jakarta BNI Taplus melakukan smash ke arah lawan.

JAKARTARADAR BOGOR, Asisten pelatih tim putra Jakarta BNI Taplus, Pascal Wilmar menuturkan, mental para pemain masih harus ditingkatkan untuk menghadapi final four Proliga 2018. Menurut Pascal, para pemain harus konsisten saat melawan Jakarta Pertamina Energi, Palembang Bank Sumsel Babel, dan Surabaya Bhayangkara Samator.

”Kontrol emosi pemain saat bertanding juga berpengaruh ke permainan. Harus tenang dan fokus sehingga bisa membangun serangan maupun bertahan,” ucap Pascal.

Bersama pelatih Li Qiujiang, Pascal akan mengubah pola dan variasi serangan timnya. Paul Lotman, Ruslan Shevtsov, Malizi, setter I Made Adhi Suartama, dan pemain muda Richi Rizky masih menjadi motor serangan.

”Tidak ada perubahan kom­posisi pemain. Hanya latihan khusus untuk koordinasi mem­buat pola,” terang Pascal.

Pascal menilai Palembang Bank Sumsel Babel dan Surabaya Bhayangkara Samator sebagai lawan terberat pada final four putaran pertama di GOR Ken Arok, Malang, pada 30 Maret–1 April.

Sementara itu, tim putri Jakarta PGN Popsivo Polwan juga tengah mengembalikan motivasi pemain yang sempat terpuruk setelah takluk oleh Gresik Petrokimia.

”Kami masih berusaha membangun rasa nyaman di dalam tim dulu,” ucap asisten pelatih Ayip Rizal.

Ayip mengatakan, banyak faktor yang menyebabkan skuatnya melempem. Salah satunya adalah naluri membunuh spiker yang kurang.

Tosser Novita Dinda absen. Nggak ada bola-bola open yang pas untuk Amalia (Amalia Fajrina, red) atau Mega (Megawati Hangestri, red),” terang Ayip.(han/c11/tom)

Komentar Anda