Beranda Pendidikan

216 Sekolah USBN Manual

BERBAGI
SERIUS: Siswa SMK Al Asiyah Cibinong tengah mengerjakan soal USBN yang diselenggarakan di sekolah.

BOGORRADAR BOGOR, Siswa SMA/SMK  sederajat di Bogor serentak melaksanakan ujian sekolah berstandar nasional (USBN). Meski beberapa sekolah sudah menerapkan ujian berbasis komputer, tak sedikit pula yang masih menggunakan sistem manual. Pelaksanaan USBN ini berlangsung sejak Senin (19-27/3).

Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Kabupaten Bogor Bambang Supriyadi menjelaskan, enam SMA di Kabupaten Bogor melakukan USBN berbasis komputer.

”Sisanya, 171 sekolah, masih manual,” katanya.

Sementara itu, Ketua MKKS Kota Bogor Bambang Arya Soekisno mengaku, meski hampir semua SMA negeri di Kota Bogor seluruhnya memiliki komputer, tetapi masih ada beberapa sekolah yang harus melaksanakan ujian secara manual.

”Masih ada 45 sekolah yang manual, seperti SMAN 2, SMAN 7 dan SMA 9. Swasta paling banyak, dan yang baru melaksanakan USBN berbasis komputer di Kota Bogor hanya SMA YPHB,” sebutnya.

Terpisah, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah 1 Jawa Barat Asep Sudarsono menambahkan, USBN berbasis komputer memang tidak diwajibkan dan merupakan inisiatif dari  pihak sekolah.

”Kalau diwajibkan pasti memberatkan,” cetusnya.

Namun demikian, kondisi tersebut tentunya berbeda dengan pelaksanaan UNBK. Kekurangan komputer pun bisa disiasati.

”Jika kemampuan jumlah komputer di sekolah tidak banyak, bisa dilakukan bebe­rapa sesi, termasuk sekolah yang belum memiliki komputer, bisa menumpang di sekolah lain yang punya dan meng­ikuti­nya di sesi akhir,” tukasnya.(cr1/c)

Komentar Anda

Baca Juga