Beranda Politik

Utut Waka DPR, Basarah Waka MPR

BERBAGI
Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) PDIP Ahmad Basarah (dua dari kiri) dalam konferensi pers, Januari 2018. (Hendra Eka/Jawapos)

JAKARTA–RADAR BOGOR,Kursi pimpinan DPR dan MPR untuk PDI Perjuangan bertambah. Ketua Umum PDIP Me­gawati Soe­karnoputri menunjuk Utut Adianto untuk mengisi jabatan wakil ketua (waka) dewan dan Ahmad Basarah sebagai wakil ketua MPR.

’’Hal itu mencerminkan kesesuaian aspirasi suara rakyat yang mem­berikan kepercayaan kepada PDIP sebagai pemenang pemilu,’’ ujar Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto kemarin (19/3).

Dia menyatakan, tampilnya Utut dan Basarah menunjukkan bahwa proses kaderisasi kepemimpinan partai berjalan semakin baik dan sistemik.

’’Pak Basarah dan Pak Utut telah digembleng sebagai kader partai yang memiliki kesadaran ideologi, organisasi, dan politik serta kesadaran untuk menyelesaikan masalah bangsa dan negara,’’ tuturnya.

Hasto mengatakan, penempatan dua kader di Senayan merupakan momentum strategis untuk memperkuat konsolidasi politik pemerintahan Presiden Joko Widodo. Kedua wakil pimpinan bertugas memberikan dukungan yang lebih efektif terhadap program-program presiden.

Pelantikan Utut sebagai pimpinan DPR akan dilaksanakan dalam sidang paripurna terdekat. Ketua DPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) memastikan paripurna yang dilaksanakan hari ini mengagendakan pelantikan Utut.

’’Besok (hari ini, red) jam 10,’’ kata Utut saat men­dampingi Bamsoet menyampaikan pernyataan kepada wartawan.

Menurut Bamsoet, surat penetapan Utut sebagai pimpinan DPR dari PDIP ditandatangani kemarin. ’’Kami harap konfigurasi ini makin lengkap. Untuk posisi (bidang kerja, red) Pak Utut, masih rahasia dapur,’’ tutur politikus Partai Golkar tersebut.

Utut tidak banyak berkomentar. Dia hanya memastikan akan menjalankan tugas yang diperintah­kan partai. Posisinya kini sebagai ketua Fraksi PDIP segera ditinggalkan. ’’Itu tugas yang harus dijalankan sebaik-baiknya,’’ kata Utut.

Sementara, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto kemarin menemui Ketua MPR Zulkifli Hasan di rumah dinas di Widya Chandra. Airlangga akan berkonsultasi terkait mekanisme pergantian pimpinan MPR. Partai Golkar berencana menggeser Mahyudin dari posisi wakil ketua MPR digantikan Titiek Soeharto.(lum/bay/c15/oni)

Baca Juga