Beranda Berita Utama

Data Registrasi Beda 45 Juta

BERBAGI

JAKARTA-RADAR BOGOR,Sistem registrasi kartu seluler prabayar yang digulirkan pemerintah ternyata menyimpan potensi masalah. Jumlah kartu SIM yang diregistrasi dengan jumlah validasi NIK dan nomor kartu keluarga (KK) jauh berbeda. Tidak tanggung-tanggung, perbe­daannya mencapai 45 juta aktivasi.

Perbedaan data registrasi kartu prabayar itu terungkap dalam rapat bersama antara Menkominfo Rudiantara di Komisi I DPR kemarin (19/3). Rekapitulasi hingga 13 Maret menyebutkan, kartu SIM yang berhasil diregistrasi dan tercatat di operator 304,86 juta kartu.

Sedangkan jumlah validasi NIK dan KK di Dukcapil Kemen­dagri mencapai 350,78 juta.

Anggota Komisi I DPR Roy Suryo Notodiprojo menya­yangkan kondisi tersebut. Dia masih menilai wajar jika perbe­daan itu hanya 5 juta. Tapi, jika perbedaan mencapai 45 juta, ber­arti ada persoalan. ”Saya lihat secara teknis ada salah sistem atau kurang rapi,” kritik Roy.

Mantan Menpora itu menjelaskan, persoalan perbedaan data yang sangat masif itu bisa saja terjadi karena masalah teknis sistem IT. Baca selengkapnya di Epaper Radar Bogor hari ini

Komentar Anda

Baca Juga