Beranda Berita Utama

Menelusuri Jalur Alternatif Rumpin-Ciseeng

BERBAGI
PUTAR BALIK: Angkot jurusan Pasar Parung-Gunung Nyungcung terpaksa memangkas rute karena akses Jembatan Gerendong ditutup. Saat ini, pengendara motor maupun mobil harus melintasi jalur alternatif (Fikri/Radar Bogor)

BOGOR-RADAR BOGOR,Terputusnya akses Kecamatan Ciseeng-Kecamatan Rumpin akibat rusaknya Jembatan Gerendong, membuat aktivitas warga terganggu. Terutama bagi warga yang memiliki rutinitas di Kecamatan Rumpin ataupun sebaliknya. Mereka harus melalui perjalanan panjang agar sampai ke tujuan.

Khususnya bagi pengguna kendaraan roda empat. Mau tak mau harus melintas jalur ’neraka’ Rumpin yang menjadi jalur alternatif selama perbaikan Jembatan Gerendong berlangsung. Begitu pun dengan sepeda motor. Ketika cuaca tak bersahabat dan malam tiba, mereka terpaksa menggunakan jalur alternatif tersebut. Sebab, jasa perahu rakit atau getek tak bisa beroperasi.

Untuk kendaraan roda empat atau lebih sama sekali tidak bisa melintas. Satu-satunya cara yakni menggunakan jalur alternatif yang belasan kilometer lebih jauh. Untuk melaluinya bahkan bisa menghabiskan waktu sekitar tiga jam.

Ada tiga jalur alternatif dari Desa Putatnutug, Kecamatan Ciseeng, untuk menuju Desa Kampung Sawah, Kecamatan Rumpin. Pertama, lewat jalur Gunungsindur melalui Jembatan Leuwiranji. Jarak tempuhnya sekitar 15 kilometer.

Alternatif lainnya lewat jalur Ciampea, yakni melewati Jembatan Cidokom yang menghubungkan Kecamatan Cibungbulang dan Kecamatan Rumpin. Alternatif terakhir melewati Terminal Leuwiliang yang jaraknya hampir sama, yakni 15 kilometer.

Komentar Anda

Baca Juga