Beranda Berita Utama

Giliran ”Membedah” Cawalkot Bogor

BERBAGI
pasangan calon walikota dan wakil walikota Bogor 2018-2023

BOGOR-RADAR BOGOR,Setelah calon bupati dan wakil bupati Bogor, dialog politik yang dihelat Radar Bogor kembali berlanjut. Hari ini (13/3), giliran calon wali kota dan wakil wali kota Bogor.

Dialog membedah visi misi yang digelar di Graha Pena, Jalan KHR Abdullah bin Nuh, Taman Yasmin, Kota Bogor, kali ini akan mengupas soal kemiskinan, pengangguran, dan investasi.

Pemimpin Redaksi Radar Bogor, Nihrawati AS mengatakan, ketiga isu tersebut sangatlah saling berkaitan dan menjadi persoalan yang dihadapi masyarakat.

“Kemiskinan salah satunya disebabkan karena banyaknya pengangguran. Maka dari itu butuh solusi mengatasinya,” ujar Nihrawati.

Wanita yang disapa Ira itu melanjutkan, untuk mengatasi peng­ang­guran maka yang dibu­tuhkan masyarakat adalah terse­dianya lapangan pekerjaan. “Melalui investasi maka akan terbuka lapangan pekerjaan,” imbuhnya.

Seperti diketahui, pada pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak Juni 2018 mendatang, empat pasangan calon wali kota dan wakil wali kota sudah ditetapkan KPU.

Mereka adalah pasangan nomor urut satu Achmad Ru’yat-Zaenul Muta­qin, nomor urut dua Edgar Suratman-Sefwelly, nomor urut tiga Bima Arya-Dedie A Rachim, dan nomor urut empat Dadang Danubrata-Sugeng Teguh Santoso.

Selain itu, dialog politik juga akan menghadirkan para panelis, di antaranya Rektor UIKA Ending E Baharuddin, Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Institut Pertanian Bogor (IPB) Aji Hermawan, pemerhati sosial kemasyarakatan dari IPB Sofyan Sjaf, Wakil Ketua Bidang Teknis Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Bogor Agus Lukman, dan pengamat tata kota dari Universitas Pakuan Budi Arif.(rah)

Baca Juga