Beranda Berita Utama

Cek Powerbank sebelum Masuk Pesawat

ilustrasi pengisian baterei handphone dengan power bank

JAKARTA – RADAR BOGOR,Penumpang yang hendak naik pesawat sebaiknya mengecek kapasitas powerbank yang akan dibawa masuk kabin. Per 9 Maret lalu, Direk­torat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhu­bungan mengeluarkan surat edaran yang mengatur powerbank yang boleh dibawa masuk ke kabin.

Dalam surat edaran bernomor SE 1015/2017 itu disebutkan bahwa powerbank yang ditoleransi masuk kabin adalah yang memiliki kapasitas tidak lebih dari 100 Wh atau setara dengan 27.000 mAh. Sementara itu, batasan voltase 3.5 V–3.85 V.

Daya 100 Wh–160 Wh masih dimungkinkan dibawa masuk kabin. Namun, harus ada persetujuan maskapai.

Aturan Ditjen Hubud tersebut mengacu pada ketentuan International Air Transport Association (IATA). Dalam website asosiasi penerbangan internasional itu disebutkan bahwa baterai lithium, termasuk di dalamnya powerbank, disebut barang berbahaya. Sebab, bisa timbul risiko kegawatan penerbangan jika tidak disiapkan sesuai dengan peraturan transportasi.

”Seperti negara maju dalam penerbangan powerbank dikelu­arkan sebelum masuk X-ray,” kata Dirjen Perhubungan Udara Agus Santoso saat dihubungi Jawa Pos Minggu (11/3).

Menindaklanjuti surat edaran tersebut, Ditjen Hubud memerintah petugas untuk memeriksa powerbank. ”Begitu masuk X-ray tanpa memberi tahu, avsec menegur tegas,” ucap Agus.

Operator Bandara Angkasa Pura I (AP I) dan AP II hingga kemarin belum memberlakukan aturan itu. Baru hari ini mereka akan melakukan sosialisasi.

Aturan yang lebih ketat pada baterai lithium sebenarnya berlaku sejak April 2016. Saat itu, Interna­tional Civil Aviation Orga­nization (ICAO) mengeluar­kan peraturan bahwa baterai lithium ion tidak boleh dibawa sebagai muatan pada pesawat penum­pang.

Peratu­ran tersebut atas rekomendasi ICAO Air Navi­gation Commi­s­sion (ANC).

Kenapa powerbank dilarang? Kandungan lithium rawan terbakar. Apalagi dalam keadaan mengisi daya. Untuk itu, disarankan harus mati total. Bukan dalam mode sleep atau yang lainnya.

Insiden akibat powerbank juga pernah terjadi. Yaitu, dalam penerbangan maskapai China Southerns Airline yang terbang dari Guangzhou ke Shanghai.(lyn/c6/ang)

Baca Juga