Beranda Metropolis

Steril PKL untuk Shelter Transpakuan

KOSONGKAN: Sejumlah petugas Satpol PP Kota Bogor merobohkan beberapa lapak PKL yang berdiri di Jalan KH Abdullah bin Nuh, tepatnya di depan lokasi proyek Transmart, kemarin (11/3).

BOGOR–RADAR BOGOR, Tepian Jalan KH Abdullah bin Nuh menjadi target penertiban Satpol PP Kota Bogor. Tepatnya di tepian jalan depan proyek pembangunan gedung Transmart, yang disterilkan dari para pedagang kaki lima (PKL), kemarin (11/3).

Kepala Satpol PP Kota Bogor, Herry Karnadi menjelaskan bahwa meskipun eksekusinya dilakukan kemarin, perencanaannya sudah jauh-jauh hari dilakukan. Ia bahkan sudah memberikan surat peringatan kepada para pedagang sejak dua bulan lalu.

“Kami sudah undang ketua kelompoknya, dan memberikan surat pemberitahuan segala macam,” jelasnya kepada Radar Bogor, kemarin.

Titik tersebut, menurut Herry, bukan satu-satunya tempat yang digandrungi PKL di Jalan KH Abdullah bin Nuh. Namun, untuk menertibkannya bukan hal mudah. Pasalnya, perlu ada tindakan setelah penertiban seperti yang akan dilakukan di titik yang kemarin ditertibkannya, yakni dibuat shelter Transpakuan dan taman.

“Mau ditata kawasannya. Mau dibikn shelter Transpakuan, kemudian taman juga di jalur hijaunya,” terangnya.

Hal teresbut diyakini sebagai upaya agar PKL yang ditertibkan tidak kembali menempati lapak yang sudah dibersihkan. Seperti  halnya yang terjadi di depan Universitas Pakuan, kini lokasinya steril dari PKL setelah dibangun menjadi pintu gerbang utama.

Herry mengatakan, pembangunan shelter Transpakuan dan taman itu akan mulai dikerjakan pada pekan depan. Untuk itu, pihaknya membersihkan area tersebut.(fik/c)

Baca Juga