Beranda Ekonomi

IHSG Kembali Melemah

BERBAGI
ilustrasi suasana Bursa Efek Indonesia (dok.Jawapos)

JAKARTA–RADAR BOGOR,Pasar saham Indonesia akhir pekan ini kembali parkir di zona merah. Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan sore ini turun 9,7 poin atau 0,15 persen menjadi 6.433. Sementara Indeks LQ45 turun 3,12 poin atau 0,29 persen menjadi 1.064, Jakarta Islamic Index (JII) menguat 1,97 poin atau 0,26 persen ke 748, dan indeks IDX30 turun 3,04 poin atau 0,52 persen ke 582.

Menutup perdagangan, ada 173 saham menguat, 193 saham melemah, dan 114 saham stagnan. Kemarin (9/3), transaksi perdagangan mencapai Rp6,78 triliun dari 9,26 miliar lembar saham diperdagangkan.

Saham penggerak IHSG bergerak dua arah dengan sektor konsumsi, tambang, manufaktur dan keuangan melemah. Sementara sektor-sektor yang menguat, antara lain sektor perkebunan, infrastruktur, properti dan industri dasar.

Analis Senior PT KGI Sekuritas Indonesia, Yuganur Wijanarko menga­takan, sentimen pele­mahan rupiah dan penurunan cadangan devisa (cadev) yang membatasi laju IHSG yang sudah berada dalam tren penurunan minor, sehingga pergerakan hari ini tertahan di fase konsolidasi.

Menurutnya, pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dan penurunan cadev per akhir Februari 2018 menjadi sebesar USD 128,06 miliar memberikan sentimen negatif pada pergerakan IHSG .

“Sehingga, hal itu membatasi kenaikan IHSG yang sudah memasuki posisi downtrend minor dan berhenti di fase konsolidasi. Pelaku pasar disarankan trading jangka pendek dengan memperhitungkan cut-loss point,” ujarnya di Jakarta, Jumat (9/3).

Adapun saham-saham yang bergerak dalam jajaran top gainers, antara lain saham PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) naik Rp115 atau 10,41 persen ke Rp1.220, saham PT Intermedia Capital Tbk (MDIA) naik Rp24 atau 8,89 persen ke Rp294, dan saham PT Armidian Karyatama Tbk (ARMY) naik Rp24 atau 6,87 persen ke Rp378.(mys/JPC)

Baca Juga