Beranda Metropolis

Pemkot Buka Blokade Jalan R3, Jalur Kedua Arah Diaktifkan

BERBAGI
SEPAKAT: Plt Walikota Bogor, Usmar Hariman (kanan) berjabat tangan dengan pemilik lahan, menandai dibukanya Jalur R3 yang sempat diblokir, Kamis (8/3/2018).

BOGOR–RADAR BOGOR, Setelah nyaris empat pekan sejak 15 Februari 2018, pemilik lahan Jalan Regional Ring Road (R3) akhirnya membuka blokade jalan, Kamis (08/03/2018). Pembukaan blokade material kapur itu setelah, Pemkot  Bogor berhasil membujuk pemilik lahan.

Pembukaan dilakikan beraama Pemerintah Kota Bogor dan dihadiri unsur Muspida. Plt Wali Kota Bogor Usmar Hariman, mengatakan, upaya komunikasi intensif terus dilakukan dengan pemilik lahan. Meski alotnya proses mediasi.

“Alhamdulillah silaturahmi yang kita jalin bersama pemilik lahan bisa berakhir hari ini. Silatirahmi yang kami lakukan memang membutuhkan waktu cukup panjang, kalau ukuran pemerintahan,” aku Usmar saat pembukaan R3 didampingi Sekda Ade Syarip Hidayat, pemilik lahan H Abdulah Salim (H. Aab), Camat Bogor Timur Adi Novan, dan Lurah Katulampa Taufik.

Lebih lanjut ia mengatakan, hasil silaturahmi membuahkan hasil keiklasan pemilik lahan untuk mempersamakan persepsi dengan pemerintah. Usmar berterimakasih atas usaha semua pihak yang tidak henti berkomunikasi, juga muspida dukungan penuh terkait upaya yang dilakukan demi masyarakat.

“Akhirnya apa yang kita hari ini bisa dilakukan pengangkutan kembali atau membuka jalur R3,” sambung Usmar.

Dengan pembukaan R3 ini, kata Usmar, Pemkot Bogor berharap kejadian tersebut menjadi pelajar depannya dan menghasilkan yang baik bagi masyarakat. Terkait proses ruislagh sendiri, Usman menjelaskan proses berjalan masuk tahap administrasi.

“Kita pastikan ke depan titik terang itu menjadi sebuah kenyataan dalam waktu sesingkat singkatnya,” cetus Usman.

Lebih jelasnnya, Usmar mengatakan, titik terang itu hal yang selama ini mengganjal termasuk semuannya yang sudah diproses dalam administrasif baik ke pemerintah pusat maupun level Kota Bogor, dan BPN. Namun demikian, Pemkot tidak berjanji bisa menyelesaikan dalam tempo tertentu.

“Secepatnya kita selesaikan, Sekda juga tiada henti memproses ini bahwa unsur pusat BPN dan kita juga pemilik lahan duduk bersama menyelesaikan ini. Semuannya harus melalui proses,” terang Usaman.

Ditanya proses konsiyiasi, kata Usmar, hal tersebut dua hal yang berbeda. Menurut Usmar, nantinya ada titik temu yang terpenting pada hari ini dengan perjalanan waktu yang cukup telah menyamakan persepsi silahturahmi antara keluarga pemilik dan pemerintah.

Sejumlah alat berat beko dan truk dikerahkan untuk mengangkat material batu kapur yang menutupi jalan. Usrmar menambahkan, selain membuka jalur, Pemkot melalui Dinas PUPR akan kembali perbaiki jalur arah Katulampa yang sudah lama tak berfungsi. Sebab selama ini satu jalur menuju arah Jambu Dua dipakai dua jalur. Dalam pengerjaan nantinya, batu kapur dipergunakan bahan material jalan dan kemudian ditutup dengan hot mix.

“Jalur yang sudah sekian lama di sisi kiri dari kami sekarang akan normalkan sehingga pada waktunya yang tidak terlampau lama, meskipun dengan bahan media yang agak berbeda (tidak beton) tetapi tetap bisa sebagai jalan utama di R3 ini. Nanti secara teknis diterangkan dinas PUPR, mungkin dalam tempo waktu dua sampai tiga. Hari jalur menuju sini (Warung Jambu) sudah  normal seperti jalur,” jelas Usmar. (don)

Komentar Anda

Baca Juga