Beranda Berita Utama

Dialog Publik Calon Bupati dan Wakil Bupati Bogor: Janji Kartu Sakti hingga Bangun Kampus

KOMPAK: (Dari kiri ke kanan) Bayu Syahjohan, Iwan Setiawan, Ade Yasin, Gunawan Hasan, dan Ade Wardhana berpegangan tangan usai dialog politik membedah visi misi calon bupati Bogor di Graha Pena Bogor, kemarin (6/3). (Sofyansah/Radar Bogor)

BOGOR–RADAR BOGOR,Pendidikan dan kesehatan yang merupakan hak-hak dasar masyarakat masih menjadi persoalan di Kabupaten Bogor. Ini tentunya menjadi PR bupati Bogor men­datang. Untuk itu, Ra­dar Bogor meng­un­dang kelima pasangan calon bupati (cabup) dan calon wakil bupati (cawabup) Bogor dalam dialog politik membedah visi misi, kemarin (6/3).

Dalam dialog di Graha Pena, Bogor, hampir semua pasangan calon hadir. Seperti nomor urut 1 yang diwakili calon wakil bupati Bayu Syahjohan, lantaran cabup Fitri Putra Nugraha berhalangan hadir.

Nomor urut 2 dihadiri pasangan Ade Yasin-Iwan Setiawan. Sedangkan nomor urut 3 Ade Ruhandi-Ingrid Kansil keduanya ber­halangan hadir. Kemudian nomor urut 4 dihadiri cabup Gunawan Hasan, serta nomor urut 5 Ade Wardhana-Asep Ruhiyat.

Dialog politik ini menghadirkan para panelis, yakni Ketua Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) Kabupaten Bogor Agus Sriyanta, Ketua STKIP Muhammadiyah Bogor yang juga pengamat politik Yusfitriadi, Manager Program YAPPIKA-ActionAid Hendrik Rosdinar, Rektor Universitas Ibn Khaldun (UIKA) Bogor Ending Bahruddin, Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Kabupaten Bogor dr R Gioseffi Purnawarman, peneliti Puslitbang Gizi yang juga pakar kesehatan dr Bona Simanungkalit, serta Rektor Universitas Pakuan (Unpak) Bibin Rubini.

CEO Radar Bogor Grup Hazairin Sitepu mengatakan, dialog tersebut digelar untuk mendengarkan apa saja yang menjadi prioritas paslon terhadap persoalan pendidikan dan kesehatan. Baca selengkapnya di Epaper Radar Bogor hari ini

Baca Juga